Pengembangan Tes Diagnostik Kemampuan Representasi Majemuk Fisika Terkomputerisasi Siswa SMA.

Lamanepa, Godelfridus Hadung and Istiyono, Edi (2026) Pengembangan Tes Diagnostik Kemampuan Representasi Majemuk Fisika Terkomputerisasi Siswa SMA. S3 thesis, Sekolah Pascasarjana.

[img] Text
disertasi_godelfridus hadung lamanepa_22701261013.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) konstruk tes diagnostik kemampuan representasi majemuk fisika, (2) karakteristik tes diagnostik representasi majemuk fisika yang dikembangkan, (3) performa diagnostik kemampuan representasi majemuk fisika, (4) kepraktisan media CBT Moodle dalam mengukur kemampuan representasi majemuk fisika SMA. Metode penelitian menggunakan research and development (R&D) dengan mengelaborasi model pengembangan tes dan penggunaan platform Moodle untuk CBT. Model pengembangan tes mencakup: (1) mengidentifikasi masalah, (2) menentukan dasar teori, (3) menentukan tujuan tes, (4) atribut konstruk, (5) defenisi operasional, (6) merencanakan tes, (7) menetapkan spesifikasi tes, (8) menulis butir, (9) reviuw ahli, (10) revisi, (11) uji coba terbatas, (12) revisi, (13) uji coba diperluas, (14) analisis karakteristik. Untuk media menggunakan platform Moodle, instrumen yang dinyatakan layak kemudian disetting pada pada platform Moodle untuk CBT. Uji coba skala luas melibatkan 389 siswa di Provinsi NTT. Teknik pengumpulan data menggunakan computer-based test fisika. Validitas yang digunakan adalah validitas isi dan validitas konstruk. Validitasi isi menggunakan VAiken dan validitas konstruk menggunakan uji konfirmatori. Teknik analisis data memanfaatkan CTT, IRT, analisis fuzzy, dan kategori kemampuan skala lima. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Konstruk tes yang dikembangkan terdiri dari aspek verbal, diagram, grafik, dan matematis. (2) Konstruk tes yang dikembangkan valid dan reliabel terlihat dari nilai loading indikator dengan setiap aspeknya > 0,70, model fit dengan data RMSEA 0,071; CFI 0,92; SRMR 0,010; NFI 0,92; NNFI 0,92; TLI 0,94; IFI 0,91; RFI 0,91, reliabilitas konstruk > 0,80. (3) Karakteristik tes menurut CTT terdiri dari korelasi antarbutir, korelasi item total, dan tingkat kesukaran butir layak sesuai kriteria. Selanjutnya, analisis butir dengan teori IRT dengan 2PL menunjukkan bahwa butir memiliki daya diskriminasi dan tingkat kesukaran di antara -2 sampai +2. Fungsi informasi tes menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan relibel jika diberikan kepada siswa dengan logit kemampuan -3 sampai +3. (4) Profil kemampuan siswa umumnya adalah siswa cenderung lebih tinggi pada aspek verbal, lalu matematis, grafik dan diagram. Rekomendasi tindak lanjut dikenakan pada setiap siswa dan guru mata pelajaran fisika.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: Tes diagnostik, Representasi majemuk, Instrumen tes, Fisika, CBT
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Menengah
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
Pendidikan > Evaluasi Pendidikan
Divisions: Sekolah Pascasarjana (SPS) > Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 25 Jun 2026 03:57
Last Modified: 25 Jun 2026 03:57
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/90804

Actions (login required)

View Item View Item