Model Penilaian Resiliensi Akademik Siswa dalam Literasi Sains Untuk SMA.

Sabaryanti, Johri and Istiyono, Edi (2025) Model Penilaian Resiliensi Akademik Siswa dalam Literasi Sains Untuk SMA. S3 thesis, Sekolah Pascasarjana.

[img] Text
disertasi_johri sabaryati_21701261038.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Resiliensi akademik memiliki peran dalam mendukung keberhasilan literasi sains. Namun model dan instrumen penilaiannya masih terbatas merepresentasikan resiliensi akademik secara umum dan belum mengakomodir resiliensi akademik siswa dalam literasi sains. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan (1) kontruksi model penilaian resiliensi akademik siswa dalam literasi sains, (2) model penilaian resiliensi akademik siswa dalam literasi sains yang berkualitas, (3) model penilaian resiliensi akademik siswa dalam literasi sains yang praktis dan (4) profil resiliensi akademik siswa dalam literasi sains. Penelitian ini menggunakan pengembangan Borg and Gall yang diintegrasikan dengan Oriondo disederhanakan menjadi 5 tahapan. Kuallitas model penilaian dievaluasi berdasar aspek validitas, kepraktisan dan sifat psikometri instrumen pengukuran. Sampel uji coba melibatkan 1514 siswa dan implementasi model melibatkan 388 siswa dan 15 Guru Fisika Kelas X di NTB. Bukti kepraktisan diperoleh dari penilaian guru dan siswa setelah penggunaan model. Sifat psikometri instrumen dievaluasi berdasarkan validitas isi dan konstruk, estimasi reliabilitas, kalibrasi butir menggunakan IRT multidimensi (GPCM dan 2PL) dan deteksi DIF. Profil resiliensi akademik siswa dalam literasi sains dianalisis secara umum dari hasil uji implementasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kontruksi model penilaian resiliensi akademik siswa dalam literasi sains (RASLISA) memuat 4 aspek yaitu Perseverance; Reflecting and adaptive help seeking ;Negative affect and emotional response; dan Sense of Purpose. (2) Kualitas model penilaian terbukti valid oleh pakar, Model penilaian RASLISA dikemas dalam buku model yang memuat pengukuran resiliensi akademik siswa sebanyak 27 butir dan tes literasi sains 12 butir yang valid dan reliabel, sehingga analisis IRT Multidimensi sebagian besar butir memiliki parameter daya beda positif dan tidak terdeteksi DIF. (3) Kepraktisan model penilaian secara keseluruhan termasuk dalam kategori praktis dan sangat praktis. (4) Profil resiliensi akademik siswa dalam literasi sains (n = 388) menunjukkan rata-rata skor komposit resiliensi =53.89; literasi =33.61 dan di mana sebagian besar siswa pada berada pada level “ Tidak Resilien dengan Literasi Sains Perlu Intervensi” (28%), “Tidak Resilien dengan Literasi Sains Dasar” (35%), dan sebagian kecil siswa berada pada level “Resilien dengan literasi Sains Perlu Intervensi” (3%), “Resilien dengan Literasi Sains Dasar (4%),“ Resilien dengan Literasi Sains Mulai Berkembang” sebanyak (3%) dan “Resilien dengan Literasi Sains Cakap” (2%). Pengaruh resiliensi akademik sains terhadap literasi sains terkonfirmasi signifikan, namun resiliensi akademik sains hanya mampu menjelaskan sekitar 4,1% literasi siswa.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: literasi sains. model penilaian, multidimensional IRT, resiliensi akademik siswa.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Menengah
Pendidikan > Evaluasi Pendidikan
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Ilmu Pengetahuan Alam
Divisions: Sekolah Pascasarjana (SPS) > Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 18 Feb 2026 02:10
Last Modified: 18 Feb 2026 02:10
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/88939

Actions (login required)

View Item View Item