PEMANFAATAN AMPAS KUNYIT (Curcuma Domestica Val.) SEBAGAI ZAT WARNA ALAM UNTUK SERAT DAUN AGEL (Corypha utan)

Hana, Amani Yunita Fidi (2020) PEMANFAATAN AMPAS KUNYIT (Curcuma Domestica Val.) SEBAGAI ZAT WARNA ALAM UNTUK SERAT DAUN AGEL (Corypha utan). S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
1 Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
2 Abstrak.pdf

Download (188kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3 BAB I.pdf

Download (348kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4 BAB II.pdf

Download (894kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5 BAB III.pdf

Download (775kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6 BAB IV.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
7 BAB V.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8 Daftar Pustaka.pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9 Lampiran.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1)Kualitas ketahanan luntur warna dari hasil pewarnaan pada serat daun agel dengan cara pewarnaan direndam pada zat warna ampas kunyit dengan menggunakan zat fiksator tawas, kapur tohor dan tunjung ditinjau dari ketahanan luntur warna terhadap gosokan dan terhadap sinar matahari. (2)Kualitas ketahanan luntur warna dari hasil hasil pewarnaan pada serat daun agel dengan cara pewarnaan direbus pada zat warna ampas kunyit dengan menggunakan zat fiksator tawas, kapur tohor dan tunjung ditinjau dari ketahanan luntur warna terhadap gosokan dan terhadap sinar matahari. (3)Arah warna yang dihasilkan dari penggunaan jenis zat fiksator tawas, tunjung, dan kapur tohor terhadap hasil warna dari ekstraksi ampas kunyit dengan perlakuan pewarnaan dengan direndam dan direbus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen murni, dengan desain penelitian factorial AB model tetap, dimana A perlakuan pewarnaan, B jenis fiksator. Populasi penelitian adalah ampas kunyit dari pedagang jamu di sekitar Purworejo, dengan sampel 2500 g ampas kunyit yang di ekstrak menggunakan 25.000 ml. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengujian ketahanan luntur warna dari ampas kunyit yang dilakukan oleh tim penguji di laboratorium evaluasi tekstil UII. Instrumen penelitian menggunakan alat uji yang sudah terkalibrasi. Analisis data yang digunakan adalah anova non parametrik yaitu uji kruskall wallis. Hasil penelitian menunjukkan: (1)Pada pewarnaan direndam, kualitas warna yang paling bagus tedapat pada pengujian terhadap gosokan kering untuk semua jenis zat fiksator. (2)Pada pewarnaan direbus, kualitas warna yang paling bagus tedapat pada pengujian terhadap gosokan kering untuk semua jenis zat fiksator. (3)Berdasarkan lingkar warna RGB serat daun agel dengan pewarnaan direndam dan dengan fiksator tawas menghasilkan warna Yellow, fiksator tunjung Dark Goldenrod, dan fiksator kapur tohor Goldenrod. Kemudian pewarnaan direbus dan dengan fiksator tawas menghasilkan warna Orange, fiksator tunjung Saddle Brown, dan fiksator kapur tohor Sienna.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Ketahanan Luntur, Ampas kunyit
Subjects: Teknik & Teknologi > Teknik Boga dan Busana
Divisions: Fakultas Teknik > Jurusan Teknik Boga dan Busana > Pendidikan Teknik Busana
Depositing User: Perpustakaan FT
Date Deposited: 12 Feb 2020 07:31
Last Modified: 12 Feb 2020 07:31
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/67512

Actions (login required)

View Item View Item