Model Manajemen Pendidikan SMPN-SMAN Satu Atap di Wasur Kabupaten Merauke

Batmyanik, Aloysius (2018) Model Manajemen Pendidikan SMPN-SMAN Satu Atap di Wasur Kabupaten Merauke. S3 thesis, UNY.

[img] Text
DESERTASI_ALOYSIUS_BATMYANIK-compressed.swf

Download (4MB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menemukan model manajemen pendidikan SMPN-SMAN satu atap (Satap) di Wasur Kabupaten Merauke sekarang; (2) menemukan pengembangan model manajemen pendidikan SMPNSMAN Satap yang efektif untuk diterapkan pada model pendidikan SMPNSMAN Satap di Wasur Kabupaten Merauke; dan (3) menguji tingkat keefektifan pengembangan model manajemen pendidikan SMPN-SMAN Satap di Wasur Kabupaten Merauke. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif dan kualitatif dengan jenis Research and Development rancangan Borg and Gall (1989). Data penelitian dikumpulkan melalui angket, wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Informan penelitian ditetapkan dengan snowball sampling. Keabsahan data diuji dengan kredibilitas, transferability, dependability, dan konfirmability. Uji coba kelayakan model awal dan model utama menggunakan teknik Delphi. Uji coba model awal dilakukan melalui focus Group Discussion 12 pakar/praktisi, sedangkan uji coba/validasi kelayakn model utama diberikan angket kepada 40 orang pengelola manajemen kebijakan pendidikan di Merauke dan Tomohon. Penelitian ini menghasilkan: pertama, model manajemen pendidikan SMPN-SMAN Satap di Wasur Kabupaten Merauke, dengan langkah-langkah berikut: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan, yang tidak berjalan efektif karena tidak didukung oleh kelembagaan yang kuat dan peran masyarakat; kedua, pengembangan model manajemen pendidikan yang layak adalah manajemen yang mendapat dukungan dari model kelembagaan yang jelas, peran masyarakat dan lembaga mitra, serta input lembaga pendidikan Satap melalui langkah-langkah: (a) perencanaan yang meliputi: penetapan tujuan, pemebntukan tim, formulasi kebijakan, dan program; (b) pengorganisasian yang meliputi: pembentukan struktur organisasi, deskripsi model kelembagaan, uraian tugas, spesifikasi pekerjaan; (c) pelaksanaan yang meliputi: rekrutmen, seleksi dan pelaksanaan pelatihan dengan metode coaching dan monitoring; (d) pengawasan yang meliputi, monitoring, penilaian kinerja dengan metode umpan balik 360 derajat, dan pelaporan; ketiga, pengembangan model manajemen pendidikan yang diajukan untuk dikembangan di Kabupaten Merauke telah memenuhi tingkat kefektifan model dengan skor 89.00 termasuk kategori baik, tingkat efisiensi yang cukup, dan tingkat kepraktisan yang cukup. Kata kunci: Manajemen Pendidikan, Pendidikan satu atap, Sekolah

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: Pasca Sarjana
Divisions: Program Pascasarjana > Manajemen Pendidikan
Date Deposited: 17 Oct 2018 02:18
Last Modified: 08 May 2019 03:28
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/60599

Actions (login required)

View Item View Item