Keefektifan Pembelajaran Matematika dengan Metode Permainan Interaktif ditinjau dari Prestasi Belajar Siswa Kelas V SD Negeri Dufa-Dufa 1 dan MIN Moya Kota Ternate

Dade, Masni (2011) Keefektifan Pembelajaran Matematika dengan Metode Permainan Interaktif ditinjau dari Prestasi Belajar Siswa Kelas V SD Negeri Dufa-Dufa 1 dan MIN Moya Kota Ternate. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-masni-dade-09712251009.swf

Download (7MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; 1) Mendiskripsikan perbedaan keefektifan pembelajaran matematika dengan metode permainan interaktif dan metode konvensional ditinjau dari prestasi belajar yang diperoleh siswa, 2) Menyelidiki pembelajaran matematika dengan metode permainan interaktif lebih efektif daripada metode konvensional ditiniau dari prestasi belajar yang diperoleh siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi eksperiment). Penelitian ini menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SDN dan MIN Kota Ternate. Pengembilan sampel ada beberapa langkah dengan cara diundi dan dari undian tersebut terpilih SDN Dufa-Dufa 1 kelas VB sebagai kelas permainan interaktif dan MIN Moya Kota Ternate kelas VA sebagai konvensional. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa pre test dan post test. Uji normalitas yang digunakan adalah dengan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, dan Uji homogenitas dengan menggunakan Uji Homogenitas (Levene Test). Untuk mengetahui bahwa perbedaan keefektifan pembelajaran matematika dengan metode permainan interaktif dan dengan metode konvensional terhadap prestasi belajar matematika, dilakukan uji t one sample t test, dan untuk mengetahui bahwa pembelajaran matematika dengan metode interaktif lebih ekfektif daripada metode konvensional terhadap prestasi belajar matematika. dilakukan uji t sample independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pembelajaran matematika dengan metode permainan interaktif thitung = 2,805, sinifikansi yang ditetapkan 0,05 ternyata taraf signifikansi yaitu 0,008 < 0,005, dengan demikian H0 ditolak.; dan pembelajaran matematika dengan metode konvensional thitung = -1,347 dan taraf signifikansi yaitu 0,187 > 0,05, dengan demikian H0 diterima, sedangkan uji Independent Sample T Test diperoleh thitung = 2,973, dan taraf signifikansi 0,004 < 0,05, dengan demikian H0 ditolak. Jadi disimpulkan bahwa (1) Pembelajaran matematika dengan metode permainan interaktif dan metode konvensional tidak efektit ditinjau dari prestasi belajar matematika siswa. (2) Pembelajaran matematika dengan metode permainan interaktif lebih efektif daripada metode konvensional ditinjau dari prestasi belajar matematika siswa.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: keefektifan pembelajaran matematika, permainan interaktif, prestasi belajar
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Dasar
Depositing User: Users 57 not found.
Date Deposited: 20 Aug 2016 02:52
Last Modified: 29 Jan 2019 08:41
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/40200

Actions (login required)

View Item View Item