Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII SMP Ditinjau dari Prestasi Belajar, Antusiasme Siswa, dan Antusiasme Guru dalam Pembelajaran Matematika

Norliani, Norliani (2012) Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII SMP Ditinjau dari Prestasi Belajar, Antusiasme Siswa, dan Antusiasme Guru dalam Pembelajaran Matematika. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-norliani-10709259030.swf

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran matematika dengan model kooperatif tipe TAI, Jigsaw, dan konvensional, 2) membandingkan keefektifan antara pembelajaran konvensional dengan model pembelajaran kooperatif (tipe TAI dan tipe Jigsaw), dan 3) membandingkan keefektifan antara model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan tipe Jigsaw, ditinjau dari prestasi belajar, antusiasme siswa, dan antusiasme guru pada pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan menggunakan dua kelompok eksperimen dan satu kelompok kontrol. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII SMP N 25 Banjarmasin, sedangkan sampel terdiri dari kelas VIII A, VIII C dan VIII D yang diambil secara acak. Kelas VIII A dikenai perlakuan berupa pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, kelas VIII C dengan pembelajaran konvensional, dan kelas VIII D dengan pembelajaran kooperatif tipe TAI. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes prestasi belajar matematika, angket antusiasme siswa, dan angket antusiasme guru. Analisis data meliputi: statistik uji proporsi digunakan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran kooperatif tipe TAI dan tipe Jigsaw, serta pembelajaran konvensional pada masing-masing variabel dependen. Analisis secara multivariat dengan Kontras Helmert digunakan untuk melihat perbedaan tingkat keefektifan antara pembelajaran kooperatif tipe TAI dan tipe Jigsaw, serta pembelajaran konvensional. Karena terdapat perbedaan antara kelompok konvensional dengan kelompok eksperimen (TAI dan Jigsaw), maka dilakukan uji lanjut dengan analisis uji Tukey untuk melihat perbedaan tingkat keefektifan model pembelajaran ditinjau dari prestasi belajar, antusiasme siswa, dan antusiasme guru. Setiap analisis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pembelajaran kooperatif tipe TAI dan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif pada prestasi belajar dan antusiasme guru tetapi tidak efektif pada antusiasme siswa, sedangkan pembelajaran konvensional tidak efektif pada prestasi belajar dan antusiasme siswa, tetapi efektif pada antusiasme guru; 2) pembelajaran kooperatif tipe TAI dan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw lebih efektif daripada pembelajaran konvensional ditinjau dari prestasi belajar; dan 3) tidak terdapat perbedaan keefektifan antara pembelajaran kooperatif tipe TAI dan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw ditinjau dari prestasi belajar, antusiasme siswa, dan antusiasme guru.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: pembelajaran kooperatif tipe TAI, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, pembelajaran konvensional, prestasi belajar, antusiasme siswa, antusiasme guru
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Menengah
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Matematika
Depositing User: Users 57 not found.
Date Deposited: 24 Jun 2016 02:28
Last Modified: 29 Jan 2019 08:24
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/35360

Actions (login required)

View Item View Item