Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Budi Mulia Dua Seturan, Depok, Sleman

Ristiyani, Ristiyani (2014) Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Budi Mulia Dua Seturan, Depok, Sleman. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-ristiyani-12703259016.swf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) upaya yang dilakukan kepala sekolah dan guru untuk meningkatkan kompetensi, (2) faktor pendukung dan penghambat peningkatan kompetensi guru serta cara mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subyek atau sumber data dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru senior, guru menengah/madya, guru yunior, staf penelitian dan pengembangan, staf pengembangan sumber daya manusia dan staf administrasi sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif mengacu pada teknik analisis data kualitatif Miles dan Huberman yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di sekolah Dasar Budi Mulia Dua ada upaya peningkatan kompetensi dan profesionalisme para guru. Upaya yang dilakukan kepala sekolah meliputi mengirimkan para guru mengikuti berbagai pelatihan dan kegiatan ilmiah, mengadakan sosialisasi hasil pelatihan, memotivasi untuk meningkatkan kompetensi, memberikan reward bagi guru yang berprestasi. Upaya para guru diantaranya memahami tuntutan standar profesi, mencapai kualifikasi dan kompetensi, mengembangkan etos kerja dan budaya kerja. Filosofi bahwa bekerja menjadi guru itu merupakan ibadah. Faktor pendukung peningkatan kompetensi guru antara lain faktor internal dan eksternal. Faktor penghambatnya karena sekolah tersebut menerapkan Full Day School, sehingga pelatihan yang dilaksanakan di luar sekolah waktunya bersamaan dengan jam pembelajaran efektif. Upaya kepala sekolah dalam mengatasi hambatan dengan memfasilitasi dan memberikan kesempatan yang luas untuk melaksanakan pengembangan profesi, sedangkan upaya dalam mengatasi hambatan waktu pelatihan dengan mengadakan pemetaan kebutuhan guru yang dikirim, membuat jadwal pengganti bagi guru yang diikutsertakan ke pelatihan, membuat jadwal tersendiri di luar jam pembelajaran. Upaya para guru dalam mengatasi hambatan diantaranya dengan melanjutkan ke Strata-2, keikutsertaan dalam berbagai pelatihan dan kegiatan ilmiah, Sedangkan upaya para guru dalam mengatasi hambatan waktu pelatihan yang bersamaan dengan jam mengajar yaitu antara guru saling menukar jadwal mengajar. Alternatif selain tukar jadwal mengajar, yang dilakukan adalah memberikan tugas ke siswa yang tidak memberatkan guru lain.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: upaya, peningkatan kompetensi, profesionalisme guru
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar
Manajemen
Divisions: Program Pascasarjana > Manajemen Pendidikan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 09 Mar 2015 02:48
Last Modified: 09 May 2019 01:11
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/12566

Actions (login required)

View Item View Item