Implementasi Manajemen Pendidikan Inklusif di SD Negeri Gadingan, Wates dan MI Ma’arif Pagerharjo, Samigaluh

Karana, Dian putera (2014) Implementasi Manajemen Pendidikan Inklusif di SD Negeri Gadingan, Wates dan MI Ma’arif Pagerharjo, Samigaluh. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-dian-putera-karana-10703254025.swf

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) keefektifan manajemen pendidikan inklusif (MPI) dilihat dari standar pelayanan minimum, (2) perbedaan MPI di SD negeri dengan MPI di SD swasta, (3) hambatan dalam pelaksanaan MPI, dan (4) solusi dan rekomendasi untuk menyelesaikan hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan MPI. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian evaluasi dengan model discrepancy. Responden penelitian berjumlah 41 orang. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif yang disajikan dalam bentuk angka dan persentase, di mana data yang berwujud angka-angka tersebut selanjutnya diterjemahkan dalam kata-kata atau kalimat. Angket penelitian ini diujicobakan pada 42 orang siswa SDN 1 Giripurwo, Kecamatan Girimulyo dan SD Muhammadiyah Grubug, Kecamatan Nanggulan. Keabsahan data menggunakan validitas isi dengan rumus korelasi product moment dan reliabilitas dengan rumus Spearman Brown. Hasil penelitian sebagai berikut. (1) MPI di SDN Gadingan dilihat dari standar: isi telah mencapai skor 138 (93,88%) dengan kategori sangat baik, proses telah mencapai skor 224 (96,97%) dengan kategori sangat baik, kompetensi lulusan telah mencapai skor 52 (82,54%) dengan kategori sangat baik, pendidik dan tenaga kependidikan telah mencapai skor 101 (96,19%) dengan kategori sangat baik, sarana dan prasarana telah mencapai skor 43 (68,25%) dengan kategori baik, pengelolaan telah mencapai skor 260 (77,38%) dengan kategori baik, pembiayaan telah mencapai skor 60 (95,24%) dengan kategori sangat baik, penilaian pendidikan telah mencapai skor 124 (98,41%) dengan kategori sangat baik; dan di MI Ma’arif Pagerharjo dilihat dari standar: isi telah mencapai skor 115 (82,14%) dengan kategori sangat baik, proses telah mencapai skor 177 (80,45%) dengan kategori sangat baik, kompetensi lulusan telah mencapai skor 42 (70%) dengan kategori baik, pendidik dan tenaga kependidikan telah mencapai skor 59 (59%) dengan kategori cukup, sarana dan prasarana telah mencapai skor 24 (40%) dengan kategori cukup, pengelolaan telah mencapai skor 273 (85,31%) dengan kategori sangat baik, pembiayaan telah mencapai skor 18 (30%) dengan kategori kurang, penilaian pendidikan telah mencapai skor 104 (86,67%) dengan kategori sangat baik. (2) Perbedaan MPI di SDN Gadingan dan MI Ma’arif Pagerharjo terletak pada komponen standar: pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, serta pembiayaan. (3) Hambatan-hambatan dalam pelaksanaan MPI antara lain belum adanya pedoman penyelenggaraan pendidikan inklusif, minimnya jadwal guru pembimbing khusus untuk mendampingi guru reguler, minimnya anggaran, terbatasnya sarana dan prasarana. (4) Solusi untuk menyelesaikan hambatan-hambatan antara lain: menyusun pedoman penyelenggaraan pendidikan inklusif, menambah waktu/jadwal guru pembimbing khusus untuk mendampingi guru reguler, mengusulkan penambahan anggaran dan memenuhi sarana dan prasarana, serta rekomendasinya sekolah diharapkan meningkatkan, mengembangkan wawasan dan pengetahuan pendidik dan tenaga kependidikan, mengoptimalkan pemenuhan dan pengelolaan sarana dan prasarana, dan memenuhi kebutuhan anggaran/pembiayaan pengembangan program pendidikan inklusif.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: implementasi, manajemen, pendidikan inklusif
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar
Pendidikan > Manajemen Pendidikan
Divisions: Program Pascasarjana > Manajemen Pendidikan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 09 Mar 2015 02:47
Last Modified: 09 May 2019 00:40
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/12503

Actions (login required)

View Item View Item