Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Melayu di Sekolah Dasar Amanasak Kabupaten Muang Pattani Thailand Selatan

Dumeedae, Hasuenah (2013) Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Melayu di Sekolah Dasar Amanasak Kabupaten Muang Pattani Thailand Selatan. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-hasuenah-dumeedae-11712251039.swf

Download (4MB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum diketahuinya secara mendalam proses pelaksanaan pembelajaran bahasa Melayu di SD Amanasak Kabupaten Muang Pattani Thailand Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pelaksanaan pembelajaran bahasa Melayu di lembaga tersebut, meliputi pendekatan, metode, strategi, teknik dan mediapembelajaran, interaksi guru dan siswa, serta peran guru, siswa, dan materi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Melayu, para siswa dan wakil kepala sekolah di SD Amanasak, Kabupaten Muang Pattani, Thailand Selatan, sedangkan objek penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran bahasa Melayu di lembaga tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi berpartisipasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis bersamaan waktunya dengan pengumpulan data dengan model analisis interaktif, yang dilakukan melalui tiga kegiatan utama, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tingkat keabsahan terhadap data yang diperoleh dengan cara memperpanjang waktu pengamatan, pengamatan terus-menerus, trianggulasi sumber, trianggulasi metode, membicarakan dengan teman sejawat, member checking, kebergantungan, dan kepastian. Hasil penelitian ini menunjukkan enam hal, yaitu sebagai berikut: (1) Pendekatan, metode, strategi dan teknik pembelajaran yang digunakan cukup membuat siswa antusias untuk mempelajari bahasa Melayu. (2) Media pembelajaran yang digunakan dalam laboratorium bahasa meliputi DVD player, TV 29 inci. Media tersebut telah digunakan dengan maksimal, namun tidak sering digunakan. (3) Interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas berjalan dengan baik, meskipun belum seluruhnya menggunakan bahasa Melayu dan bahkan penggunaan bahasa Thai masih lebih banyak daripada bahasa Melayu. (4) Guru telah menjalani tugasnya sebagai fasilitator, perencana, dan pengontrol dengan baik. Siswa telah diberi kesempatan untuk mencari sumber belajar tambahan, sementara materi yang ada cukup membuat siswa bersemangat mengikuti pembelajaran. (5) Pengelolaan kelas dalam belajar mengajar bahasa Melayu sudah meningkatkan hasil pembelajaran bahasa Melayu dengan efektif, dan efisien. (6) Evaluasi proses pelajaran dalam pembelajaran bahasa Melayu menggunakan tes berbahasa dari membaca, berbicara, menyimak dan menulis.Prosedur evaluasi penilaian yang digunakan tepat dan jelas.Alat evaluasisudah sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran dan kemampuan siswa yang berhubungan dengan aspek kognitif, sosial, afektif, dan personal. Pengukur ini sudah mencakup materi dan keterampilan berbahasasiswa.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: bahasa Melayu, pelaksanaan pembelajaran
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Dasar
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 30 Apr 2014 00:34
Last Modified: 08 May 2019 14:42
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/10983

Actions (login required)

View Item View Item