Ngaji Duduk, Transformasi Sosial Masyarakat Melayu Bangka, dan Inovasi Pendidikan Islam Tradisional (Studi Fenomenologi Pengalaman Guru Kampong).

Ghozali, Muhammad Ikhsan and Zamroni, Zamroni (2026) Ngaji Duduk, Transformasi Sosial Masyarakat Melayu Bangka, dan Inovasi Pendidikan Islam Tradisional (Studi Fenomenologi Pengalaman Guru Kampong). S3 thesis, Sekolah Pascasarjana.

[img] Text
disertasi_muhammad ikhsan ghozali_19701261003.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan pengalaman Guru Kampong dalam memaknai dan menghayati praktik Ngaji Duduk sebagai bagian dari kehidupan dan identitas mereka sebagai pendidik agama Islam di komunitas Melayu Bangka; (2) mengeksplorasi cara Guru Kampong menghadapi dan merespons transformasi sosial kontemporer yang ditandai oleh digitalisasi dan perubahan demografi dalam upaya mempertahankan keberlangsungan praktik Ngaji Duduk; (3) mengidentifikasi struktur pengalaman esensial yang secara konsisten membentuk cara Guru Kampong mempertahankan eksistensi Ngaji Duduk di tengah transformasi sosial kontemporer; dan (4) merumuskan prinsip filosofis yang muncul dari struktur pengalaman esensial Guru Kampong serta mengkaji kontribusinya sebagai kerangka konseptual bagi pengembangan pendidikan Islam tradisional masyarakat Melayu Bangka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi deskriptif. Delapan Guru Kampong aktif di Kabupaten Bangka dipilih secara purposif menjadi partisipan penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi nonpartisipan, dan studi dokumen. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi, member checking, dan peer debriefing. Analisis data mencakup bracketing, horizonalization, deskripsi tekstural-struktural, hingga sintesis esensi. Pengelolaan data menggunakan software bantu ATLAS.ti. Penelitian ini menemukan bahwa: (1) Ngaji Duduk bagi Guru Kampong merupakan ruang eksistensial yang menyatukan dimensi spiritual, sosial, dan identitas diri, sekaligus amanah ilahi yang diwariskan melalui sanad ulama terdahulu; (2) dalam menghadapi tekanan transformasi sosial seperti digitalisasi, penetrasi aliran Islam transnasional, mobilitas penduduk, dan krisis regenerasi, Guru Kampong menunjukkan kreativitas dan adaptabilitas nyata dengan tetap berpegang pada prinsip mempertahankan nilai sambil menyesuaikan metode; (3) penelitian ini juga menemukan lima struktur pengalaman esensial yang membentuk ekologi ketahanan, yaitu amanah spiritual, ketekunan menjaga sanad, komitmen melayani masyarakat, kesabaran aktif menghadapi perubahan, dan keyakinan terhadap keberkahan tradisi; dan (4) prinsip filosofis “menzaman” muncul sebagai kerangka indigenos yang melahirkan Model Ekologi Ngaji Duduk (MENDu), menjadikan pendidikan Islam tradisional Melayu Bangka sebagai ekosistem hidup yang resilien.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: Fenomenologi Deskriptif, Guru Kampong, Menzaman, Model Ekologi Ngaji Duduk, Transformasi Sosial
Subjects: Filsafat. Psikologi. Agama > Agama
Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Filsafat. Psikologi. Agama > Studi Islam
Divisions: Sekolah Pascasarjana (SPS) > Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 07 Sep 2026 03:34
Last Modified: 07 Sep 2026 03:34
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/92116

Actions (login required)

View Item View Item