Faizah, Khairani (2025) Perbedaan Pengaruh Metode Pembelajaran dan Kemandirian terhadap Kemampuan Motorik Peserta Didik pada Kelompok Bermain. S3 thesis, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan.
|
Text
fulltext_khairani faizah, s.pd, m.a._22608261009.pdf Download (8MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Perbedaan pengaruh metode pembelajaran konvensional dan demonstrasi terhadap peningkatan kemampuan motorik pada anak kelompok bermain. (2) Perbedaan pengaruh antara kemandirian tinggi dan rendah terhadap peningkatan kemampuan motorik anak kelompok bermain. (3) Interaksi antara metode pembelajaran konvensional dan metode demonstrasi ditinjau dari aspek kemandirian terhadap peningkatan kemampuan motorik anak kelompok bermain. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan faktorial 2 x 2. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 anak yang diambil menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dilakukan ordinal pairing untuk membagi tiap kelompoknya. Instrumen yang digunakan untuk mengukur motorik halus menggunakan: (1) tes menebalkan pola, (2) tes mewarnai, (3) tes memola (4) tes menggunting, (5) tes meronce manik-manik dengan benang senar. Selanjutnya test motorik kasar menggunakan: (1) tes berjalan di atas garis lurus sejauh 5 meter, (2) tes lari menghindari lima buah rintangan sejauh 15 meter, (3) tes berdiri di atas satu kaki selama 10 detik, (4) tes meloncat dari atas balok setinggi 15 cm, (5) tes melompat dari balok setinggi 15 cm. Sedangkan untuk mengukur kemandirian yaitu menggunakan metode kuesioner (angket). Teknik analisis data yang digunakan yaitu ANOVA two way. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan pengaruh metode pembelajaran konvensional dan metode demonstrasi terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar dan motorik halus , dengan nilai signifikansi p < 0,05. Kelompok metode demonstrasi lebih baik dibandingkan dengan kelompok metode konvensional dalam meningkatkan motorik kasar dengan selisih rata-rata posttest sebesar 3,0, dan selanjutnya kelompok metode demonstrasi lebih baik dibandingkan dengan kelompok metode konvensional dalam meningkatkan motorik kasar dengan selisih rata-rata posttest sebesar 1,2, (2) Terdapat perbedaan pengaruh antara kemandirian tinggi dan rendah terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar dan motorik halus anak kelompok bermain, terbukti nilai signifikansi p < 0,05. Anak yang memiliki kemandirian tinggi lebih tinggi (baik) dibandingkan dengan anak yang memiliki kemandirian rendah, dengan selisih rata-rata posttest pada variabel motorik kasar sebesar 2,6, dan pada motorik halus terdapat selisih post test sebesar 1,8, (3) Terdapat interaksi antara metode pembelajaran konvensional dan demonstrasi ditinjau dari aspek kemandirian (tinggi dan rendah) terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar dan motorik halus pada anak kelompok bermain, dengan nilai nilai signifikansi p 0,000 < 0,05.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Additional Information: | Promotor: Prof. Dr. Sumaryanti, M.S. Kopromotor: Prof. Dr. Sulistiyono, M.Pd. |
| Uncontrolled Keywords: | pembelajaran konvensional; demonstrasi; kemandirian; motoric kasar,motorik halus. |
| Subjects: | Olahraga |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) > Ilmu Keolahragaan |
| Depositing User: | Perpustakaan FIK |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 07:30 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 06:53 |
| URI: | http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/91965 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
