PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP PERKEMBANGAN FISIK MOTORIK ANAK USIA 5 6 TAHUN

RISDIANTY, RIZKA (2023) PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP PERKEMBANGAN FISIK MOTORIK ANAK USIA 5 6 TAHUN. S2 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
fulltext_rizka risdianty_21117251001.pdf

Download (706kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh permainan tradisional terhadap perkembangan fisik anak usia 5-6 tahun, (2) untuk mendeskripsikan hasil pengukuran motorik anak usia 5-6 tahun yang berkembang di kecamatan semparuk tahun ajaran 2023, (3) efektivitas dari penerapan permainan engklek dan gobak sodor untuk mengembangkan fisik dan motorik anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi experiment, pada desain penelitian ini kelompok penelitian dibagi menjadi kelas kontrol dan kelas ekperimen. Penelitian ini dilakukan di taman kanak-kanak yang ada di Kecamatan Semparuk dengan jumlah sampel sebanyak 35 siswa untuk kelas kontrol dan 35 siswa untuk kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan pengukuran aspek motorik seperti kelincahan, kekuatan, keseimbangan, ketepatan dan kecepatan serta untuk penggumpulan data perkembangan fisik menggunakan pengukuran tinggi badan dan berat badan siswa. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan reliabilitas dan untuk uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji Paired Sample T-Test, adapun taraf siginifikansinya yaitu 5%. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah: (1) adanya perbedaan hasil perkembangan fisik anak pada kelas kontrol di ukur dari tinggi badan anak dengan rata-rata 113,10 cm dan pada berat badan anak 22,84 kg pada pengukuran akhir, sedangkan pada kelas eksperimen tinggi badan anak dengan rata-rata 114 cm dan pada berat badan anak 23,12 kg pada pengukuran akhir (2) terdapat perkembangan dari hasil pengukuran aspek motorik seperti kelincahan, kekuatan, keseimbangan, ketepatan dan kecepatan dengan nilai rata-rata 70,25 pada pada kelas kontrol dan 87,24 pada kelas eksperimen yang diterapkan permainan tradisional (3) model permainan tradisional engklek dan gobak sodor dinyatakan efektif dilihat dari hasil pengukuran aspek motorik kelas kontrol dan kelas eksperimen yang diterapkannya permainan tradisional meningkat menjadi 17 poin. Hipotesis (Ha) pada penelitian ini dinyatakan diterima karena berdasarkan hasil dari uji pada perhitungan paired sample t-test diperoleh nilai 0.000 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0.05.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: permainan tradisional, perkembangan fisik motorik, anak usia 5 6 tahun.
Subjects: Pendidikan
Pendidikan > Pra Sekolah dan Sekolah Dasar
Pendidikan > Pra Sekolah dan Sekolah Dasar > Pendidikan Guru PAUD
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) > PGPAUD - Pendidikan Guru Anak Usia Dini
Depositing User: Perpustakaan FIP
Date Deposited: 25 Feb 2026 07:22
Last Modified: 25 Feb 2026 07:22
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/89767

Actions (login required)

View Item View Item