Santoso, Ridwan and Murdiono, Mukhamad (2026) Pengembangan Instrumen Penilaian Karakter Antikorupsi Siswa Sekolah Menengah Atas. S3 thesis, Sekolah Pascasarjana.
|
Text
disertasi_ridwan santoso_21701261025.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan konstruk instrumen penilaian antikorupsi yang belum ada untuk siswa sekolah menengah atas. (2) Menghasilkan instrumen yang berkualitas untuk penilaian karakter antikorupsi untuk siswa sekolah menengah atas. (3) Menghasilkan instrumen yang praktis untuk penilaian karakter antikorupsi siswa Sekolah Menengah Atas. (4) Menemukan profil karakter antikorupsi pada setiap diri siswa di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan mengkuti model ADDIE dan model pengembangan instrumen Mardapi dengan produk instrumen penilaian. Tahapan pengembangan instrumen ini meliputi 12 tahapan yakni analisis kebutuhan, kajian literatur, menentukan spesifikasi instrumen, menulis instrumen, menentukan skala instrumen, menentukan sistem penskoran, menelaah instrumen, melakukan uji coba, menganalisis instrumen, merakit instrumen, melaksanakan pengukuran, menafsirkan hasil pengukuran. Analisis kebutuhan melibatkan tiga guru Pendidikan Antikorupsi. Uji validitas isi dilakukan dengan melibatkan enam ahli di bidang pengukuran dan karakter. Uji kepraktisan produk dilakukan kepada lima guru Pendidikan Antikorupsi. Uji coba produk dilakukan dengan dua tahap yaitu uji coba terbatas dan uji coba luas. Uji coba terbatas dilakukan kepada 54 siswa dan uji coba skala luas dilakukan kepada 441 siswa. Hasil penelitian ini (1) Konstruk instrumen penilaian karakter antikorupsi mencakup dimensi jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil. (2) Hasil dari pembuktian validitas isi instrumen mendapat skor 0,83 hingga 1 dengan hasil valid. Uji validitas konstruk dengan uji validitas konvergen diperoleh hasil nilai factor loading > 0,4, nilai AVE > 0,5, mendapatkan skor t-statistic > 1,96, dan P-value < 0,05. Sedangkan pembuktian validitas diskriminan diperoleh bukti nilai akar AVE > dari korelasi terhadap dimensi yang lainnya, nilai HTMT < 0,9, dan nilai Cross Loading diperoleh paling besar pada dimensi yang diukurnya. Hal itu membuktikan bahwa instrumen memenuhi kriteria validitas yang baik. Pembuktian reliabilitas diperoleh nilai Composite Reliability (CR) > 0,7 pada masing-masing dimensi dengan skor 0,711 hingga 0,845, yang membuktikan bahwa instrumen memenuhi kriteria reliabilitas yang baik. (3) Instrumen mendapatkan nilai kepraktisan 3,73 pada kategori sangat praktis. (4) Profil karakter antikorupsi siswa secara komprehensif diperoleh hasil 115 siswa sangat baik, 257 siswa baik, 40 siswa cukup baik, dan 2 siswa tidak baik. Secara detail dari sembilan dimensi karakter antikorupsi hanya pada dimensi sederhana, adil, dan tanggung jawab mayoritas siswa mampu mencapai profil karakter antikorupsi sangat baik, sedangkan pada enam dimensi lainnya yakni dimensi mandiri, peduli, disiplin, jujur, kerja keras, dan berani mayoritas siswa hanya mampu mencapai profil karakter level tiga yaitu level baik.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Instrumen, Penilaian, Pendidikan, Karakter, Antikorupsi |
| Subjects: | Ilmu Sosial > Hukum Pendidikan > Pendidikan Menengah Pendidikan > Bimbingan Pendidikan > Konseling |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana (SPS) > Penelitian dan Evaluasi Pendidikan |
| Depositing User: | Perpustakaan Pascasarjana |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 07:11 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 07:11 |
| URI: | http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/90782 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
