PENGARUH LATIHAN SKIPPING DAN SHUTTLE RUN TERHADAP FOOTWORK BULUTANGKIS USIA 11-13 TAHUN PB. SURYA TIDAR MAGELANG

Eko , Anugrahanto (2012) PENGARUH LATIHAN SKIPPING DAN SHUTTLE RUN TERHADAP FOOTWORK BULUTANGKIS USIA 11-13 TAHUN PB. SURYA TIDAR MAGELANG. S1 thesis, UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (330kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 2.pdf

Download (389kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 5.pdf

Download (332kB) | Preview
[img]
Preview
Text
cover 08602241056.pdf

Download (929kB) | Preview
[img]
Preview
Text
lampiran.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh latihan skipping dan latihan shuttle run terhadap footwork bulutangkis usia 11-13 tahun PB.Surya Tidar Magelang, dan untuk mengetahui pengaruh latihan yang lebih baik antara skipping dan shuttle run terhadap peningkatan footwork bulutangkis usia 11-13 tahun PB. Surya Tidar Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dengan dua variabel bebas, yaitu latihan skipping (X1), latihan shuttle run (X2), dan satu variable terikat, yaitu kemampuan footwork bulutangkis (Y). Populasi yang juga digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah pemain bulutangkis putra berusia 11-13 tahun di PB. Surya Tidar Magelang tahun 2012 berjumlah 18 orang. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan tes dan pengukuran, yaitu dengan instrument footwork test menurut Tohar dengan pembagian kelas menggunakan ordinal pairing. Teknik analisis data dalam penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat dalam penelitian ini terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan uji hipotesis mengunakan uji t. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh latihan skipping dengan nilai t sebesar 6,708 dengan signifikasi hitung sebesar 0,001<0,05, (2) Terdapat pengaruh latihan shuttle run dengan nilai t sebesar 9,220 dengan signifikasi hitung sebesar 0,000<0,05, dan (3) Terdapat perbedaan pengaruh latihan skipping dan shuttle run dengan nilai t sebesar 3,508 dan signifikasi hitung sebesar 0,006<0,05, berdasarkan analisis statistik, diketahui bahwa rata-rata (mean) peningkatan kelompok shuttle run lebih besar dari pada peningkatan kelompok skipping (2.83>1.50), sehingga dapat disimpulkan bahwa latihan shuttle run lebih berpengaruh dari pada latihan skipping. Kata kunci: skipping, shuttle run, footwork

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: skipping, shuttle run, footwork
Subjects: Olahraga
Perpustakaan
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kepelatihan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Perpustakaan
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 17 Dec 2012 06:49
Last Modified: 17 Dec 2012 06:49
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/9051

Actions (login required)

View Item View Item