Implementasi Nilai-Nilai Inklusi Khas Yogyakarta dalam Pendidikan Karakter di SD Tumbuh 4.

Dharma, Dwitya Sobat Ady and Syamsi, Ibnu (2025) Implementasi Nilai-Nilai Inklusi Khas Yogyakarta dalam Pendidikan Karakter di SD Tumbuh 4. S3 thesis, Sekolah Pascasarjana.

[img] Text
disertasi_dwitya sobat ady dharma_22703261012.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk (1) mengungkap nilai-nilai inklusi khas Yogyakarta yang mendasari praktik pendidikan karakter di SD Tumbuh 4, (2) menemukan dan menganalisis pola implementasi nilai-nilai tersebut, serta (3) merumuskan model internalisasi nilai-nilai inklusi khas Yogyakarta dalam pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal (single case embedded design) di SD Tumbuh 4 Yogyakarta pada Juli 2024-April 2025. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan validitas dijaga melalui triangulasi sumber dan metode, member check, perpanjangan pengamatan, serta peningkatan ketekunan. Analisis data dilakukan dengan pola explanation building dari Yin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) nilai-nilai inklusi khas Yogyakarta di SD Tumbuh 4 berakar pada Trilogi Keistimewaan Yogyakarta yang diwujudkan dalam lima core values. Pertama, Hamangku, Hamêngku, Hamêngkoni, dengan sub-nilai: Rasa Rumangsa, Ora Pilih Kasih, dan Padha. Kedua, Mangasah Mingising Budi, Mamasuh Malaning Bumi, yang meliputi: Andhap Asor, Ambekdarma, Asih, serta Tepa Selira. Ketiga, Pamenthanging Gandewa, Pamanthaning Cipta, yang mencakup: Unggah-ungguh, Solah Bawa, Sabar, Alus, Lembut, dan Luwes. Keempat, Sawiji, Greget, Sengguh, Ora Mingkuh, dengan sub-nilai: Nyawiji (unity, concentration), Greget (passion, enthusiasm), Sengguh (confidence with humility), serta Ora Mingkuh (perseverance). Kelima, Golong Gilig, yang terdiri atas: Guyub Rukun, Gugur Gunung, Pangerten, Inklusif, Jumbuh, dan Spiritual. Nilai-nilai tersebut saling berhubungan dan membentuk kesatuan, sehingga membentuk lingkungan inklusif di SD Tumbuh 4. 2) Implementasi nilai-nilai tersebut berlangsung secara menyeluruh melalui tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, nilai-nilai inklusi diintegrasikan dalam desain iklim sekolah, kepemimpinan berbasis filosofi lokal, perancangan kolaborasi internal-eksternal, serta penyusunan aturan dan sistem yang inklusif. Pada tahap pelaksanaan, nilai-nilai diwujudkan dalam iklim sekolah yang ramah dan terbuka, keteladanan seluruh sivitas sekolah, praktik kolaboratif, pengelolaan perilaku berbasis empati, pengajaran karakter, keterlibatan aktif siswa, serta kepemimpinan yang partisipatif. Tahap evaluasi dilakukan secara reflektif dan berkelanjutan melalui penilaian iklim sekolah, pemantauan pertumbuhan karakter siswa, evaluasi program dan kebijakan, serta manajemen perilaku berbasis refleksi moral dan umpan balik. Implementasi ini khususnya memberi ruang bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) untuk tumbuh optimal dalam suasana adil, ramah, dan mendukung keberagaman. 3) Penelitian ini juga menghasilkan model internalisasi nilai-nilai inklusi khas Yogyakarta dalam pendidikan karakter di SD Tumbuh 4. Model tersebut memetakan keterkaitan antara nilai budaya Yogyakarta, nilai inklusi universal, serta praksis sekolah inklusif secara sistematis. Internalisasi berlangsung dalam siklus perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang saling terhubung, membentuk proses pendidikan karakter yang kontekstual, hidup, dan berakar kuat pada filosofi lokal Yogyakarta.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: nilai inklusi, khas Yogyakarta, pendidikan karakter
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar
Pendidikan > Aspek Pendidikan
Pendidikan > Bimbingan
Divisions: Sekolah Pascasarjana (SPS) > Ilmu Pendidikan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 07 Jan 2026 07:25
Last Modified: 07 Jan 2026 07:25
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/88854

Actions (login required)

View Item View Item