Keefektifan Pembelajaran IPA Melalui Pendekatan Kerja Laboratorium Induktif dan Deduktif Ditinjau dari Motivasi Belajar, Keterampilan Proses, dan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 2 Unter Iwes

Nurhidayat, Nurhidayat (2012) Keefektifan Pembelajaran IPA Melalui Pendekatan Kerja Laboratorium Induktif dan Deduktif Ditinjau dari Motivasi Belajar, Keterampilan Proses, dan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 2 Unter Iwes. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-nurhidayat-10708251042.swf

Download (26MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui keefektifan pembelajaran IPA melalui pendekatan kerja laboratorium induktif ditinjau dari motivasi belajar, keterampilan proses, dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Unter Iwes, 2) mengetahui keefektifan pembelajaran IPA melalui pendekatan kerja laboratorium deduktif ditinjau dari motivasi belajar, keterampilan proses, dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Unter Iwes, 3) mengetahui perbedaan keefektifan antara pembelajaran IPA melalui pendekatan kerja laboratorium induktif dengan pendekatan kerja laboratorium deduktif ditinjau dari motivasi belajar, keterampilan proses, dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Unter Iwes. Penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi-experiments dengan pretest-postest with nonequivalent group design. Sampel dalam penelitian ini peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Unter Iwes dengan sampel perlakuan kelas VIII2 berupa pembelajaran IPA melalui pendekatan kerja laboratorium induktif dan kelas VIII1 berupa pembelajaran IPA melalui pendekatan kerja laboratorium deduktif. Instrument yang digunakan adalah lembar angket yaitu instrument motivasi belajar, sedangkan instrumen tes yaitu keterampilan proses dan hasil belajar kognitif. Untuk menyelidiki keefektifan pembelajaran IPA melalui pendekatan kerja laboratorium induktif dan deduktif pada aspek motivasi belajar, keterampilan proses dan hasil belajar kognitif, data dianalisis dengan uji one sample t-test. Untuk menyelidiki perbedaan yang signifikan pada aspek motivasi belajar, keterampilan proses dan hasil belajar kognitif peserta didik yang menggunakan pembelajaran IPA melalui pendekatan kerja laboratorium induktif dan deduktif menggunakan uji T2 Hotelling. Uji normalitas yang digunakan adalah dengan pendekatan univariat yaitu uji Kolmogorov Smirnov. Uji homogenitas dengan menggunakan uji Box’M dan uji Levene’s test untuk menguji kesamaan matriks varians-kovarians. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. 1) Pembelajaran IPA melalui pendekatan kerja laboratorium induktif efektif ditinjau dari motivasi belajar, keterampilan proses, dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Unter Iwes. 2) Pembelajaran IPA melalui pendekatan kerja laboratorium deduktif efektif ditinjau dari motivasi belajar, keterampilan proses, dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Unter Iwes. 3) Pembelajaran IPA melalui pendekatan kerja laboratorium induktif tidak lebih effektif dari pembelajaran IPA melalui pendekatan kerja laboratorium deduktif ditinjau dari motivasi belajar, keterampilan proses, dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Unter Iwes.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: pendekatan kerja laboratorium induktif, pendekatan kerja laboratorium deduktif, motivasi belajar, keterampilan proses, hasil belajar kognitif
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Menengah
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Ilmu Pengetahuan Alam
Divisions: Sekolah Pascasarjana (SPS) > Program Pascasarjana > Pendidikan Sains
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 05 Dec 2012 04:47
Last Modified: 29 Jan 2019 04:07
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/8373

Actions (login required)

View Item View Item