Pengaruh Moderate Intensity Continuous Training (MICT) dan High Intensity Interval Training (HIIT) terhadap Kadar Eritrosit, Leukosit, dan Platelet pada Tikus Wistar

Yuniarto, Andryas (2019) Pengaruh Moderate Intensity Continuous Training (MICT) dan High Intensity Interval Training (HIIT) terhadap Kadar Eritrosit, Leukosit, dan Platelet pada Tikus Wistar. S2 thesis, UNY.

[img] Text
Andryas Yuniarto 16711251026 Ikor.swf

Download (11MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh MICT dan HIIT terhadap kadar sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah. Penelitian ini dilakukan karena dalam beberapa penelitian sebelumnya, kadar sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah mengalami kelainan, khususnya pada overweight dan obesitas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang berbentuk eksperimen, dengan menggunakan metode random control group posttest-only design. Penelitian ini dilakukan di Institut Biosains Universitas Brawijaya, Malang. Sampel pada penelitian ini menggunakan hewan coba berupa tikus wistar jantan berjumlah 39 ekor yang sesuai dengan kriteria penelitian dan dibagi ke dalam 3 kelompok. Kelompok pertama diberi perlakuan MICT dengan 50-60% dari intensitas maksimal, kelompok kedua diberi perlakuan HIIT dengan 100% intensitas, dan kelompok ketiga tidak diberi perlakuan apapun (kontrol). Perlakuan dilakukan selama ± 6 minggu dengan frekuensi 4 kali dalam seminggu. Pengambilan data hasil penelitian berupa sampel darah dari hewan coba dan dianalisis dengan metode pengujian darah lengkap di Laboraturium Patologi Universitas Brawijaya. Teknik analisis data menggunakan uji beda anova dengan taraf signifikansi α = 0,01. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa metode MICT dan HIIT tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah (Sig. > 0,01). Kadar sel darah merah pada kelompok kontrol yaitu 7,59±0,47, kelompok MICT 8,03±0,51, dan kelompok HIIIT 8,12±0,49. Kadar sel darah putih pada kelompok kontrol yaitu 6,16±2,60, kelompok MICT 5,83±1,45, dan kelompok HIIT 6,98±1,97. Kadar keping darah pada kelompok kontrol yaitu 857,43±64,21, kelompok MICT 916,67±142,92, dan kelompok HIIT 824,83±94,02. Secara keseluruhan, kedua metode MICT dan HIIT tidak memberikan pengaruh yang signifikan, tetapi dengan pemberian perlakuan (latihan) dapat mencegah adanya inflamasi pada sel darah, khususnya sel darah putih. Kata Kunci: moderate intensity continuous training, high intensity interval training, sel darah merah, sel darah putih, keping darah.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: Olahraga
Pasca Sarjana
Divisions: Program Pascasarjana > Ilmu Keolahragaan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 06 Aug 2019 02:44
Last Modified: 06 Aug 2019 02:44
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/65082

Actions (login required)

View Item View Item