Kumalaningrum, Annisa Intan (2019) Pengaruh Penambahan Getah Karet Sebagai Polimer Pada Campuran Lapis Aspal Beton Ac-Bc Terhadap Karakteristik Marshall Dengan Memanfaatkan Limbah Beton Sebagai Pengganti Agregat Kasar. D3 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.
|
Text
01. Halaman judul- Daftar isi.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
09. Abstrak.pdf Download (13kB) | Preview |
|
|
Text
02. BAB I.pdf Download (192kB) | Preview |
|
|
Text
03. BAB II.pdf Download (324kB) | Preview |
|
|
Text
04. BAB III.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
05. BAB IV.pdf Download (485kB) | Preview |
|
|
Text
06. BAB V.pdf Download (122kB) | Preview |
|
|
Text
07. Daftar Pustaka.pdf Download (12kB) | Preview |
|
|
Text
08. Lampiran.pdf Download (781kB) | Preview |
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah : (1) Mengetahui pengaruh dari penambahan getah karet sebesar 2%, 3%, 4%, 5% dan 6% pada campuran lapis aspal beton ACBC dengan penggantian material agregat kasar menggunakan limbah beton terhadap karakteristik marshall, (2) Mengetahui kesesuaian hasil dari pengujian marshall pada Laston dengan bahan tambah getah karet dan penggantian material agregat kasar menggunakan limbah beton dengan persyaratan Bina Marga 2010. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilaksanakan di Laboratorium Bahan Bangunan dan Laboratorium Jalan Raya JPTSP FT UNY. Penelitian ini menggunakan pengganti agregat kasar berupa limbah beton dan bahan tambah getah karet dengan persentase yang berbeda, yaitu 0%, 2%, 3%, 4%, 5% dan 6%. Masing-masing kadar getah karet dibuat 2 benda uji. Pembuatan menggunakan campuran AC-BC kemudian diuji menggunakan metode marshall untuk mendapatkan nilai karakteristik marshall, yaitu kepadatan, VIM, VMA, VFA, flow, stabilitas dan MQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Variasi penambahan getah karet mempengaruhi nilai karakteristik marshall. Pada penambahan getah karet 2% dan 3% nilai stabilitas, nilai MQ, nilai VFA dan nilai kepadatan mengalami penurunan, sedangkan nilai VIM, VMA dan flow mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tanpa penambahan getah karet. Apabila penambahan getah karet dengan kadar 4%, 5% dan 6% maka nilai kepadatan, VFA dan flow mengalami kenaikan, sedangkan nilai VIM, VMA, stabilitas dan MQ mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tanpa penambahan getah karet (2) Setelah adanya penambahan getah karet pada campuran lapis aspal beton AC-BC memenuhi persyaratan Bina Marga 2010 kecuali nilai VIM, VFA, MQ dengan kadar penambahan 3%, serta stabilitas dengan kadar penambahan 3%, 5% dan 6%.
Item Type: | Thesis (D3) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | campuran AC-BC, getah karet, limbah beton, marshall. |
Subjects: | Teknik & Teknologi > Teknik Sipil dan Perencanaan |
Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Diploma 3 (D3) > D3 Teknik Sipil |
Depositing User: | Perpustakaan FT |
Date Deposited: | 02 Aug 2019 06:14 |
Last Modified: | 02 Aug 2019 06:14 |
URI: | http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/65055 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |