PENGGUNAAN PUNISHMENT DAN REWARD UNTUK MENGURANGI PERILAKU HIPERAKTIFPADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG KELAS II DI SLB WIDYA MULIA PUNDONG

Rinda, Puspita Dewi (2017) PENGGUNAAN PUNISHMENT DAN REWARD UNTUK MENGURANGI PERILAKU HIPERAKTIFPADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG KELAS II DI SLB WIDYA MULIA PUNDONG. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Rinda Puspita Dewi_12103241024.pdf

Download (12MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan punishment dan reward dapat mengurangi perilaku hiperaktif pada anak tunagrahita kelas II di SLB Widya Mulia Pundong. Punishment adalah cara untuk mengarahkan sebuah tingkah laku agar sesuai dengan perilaku secara umum, sedangkan reward adalah sebuah bentuk apresiasi kepada seseorang atas apa yang telah dilakukannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian kuasi eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan adalah Single Subject Research (SSR) dengan metode A-B-A’. Subjek penelitian merupakan seorang anak tunagrahita kategori sedang kelas II yang memiliki perilaku hiperaktif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif, kemudian ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik. Komponen-komponen yang dianalisis meliputi analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa punishment dan reward dapat mengurangi perilaku hiperaktif, hal ini ditunjukkan dengan menurunnya frekuensi perilaku suka meninggalkan tempat duduk, tangan dan kaki tidak dapat diam, suka mengganggu teman, lari kesana-kemari, dan perhatian mudah beralih pada intervensi dan baseline-II serta didukung tingkat overlap yang rendah. Pada perilaku suka meninggalkan tempat duduk, kaki dan tangan tidak dapat diam, dan suka mengganggu teman memiliki hasil analisis yang sama yaitu hasil analisi antarkondisi baseline-I dengan intervensi presentase overlap sebesar 25 % dan menurun pada analisis antarkondisi intervensi dengan baseline-II yaitu 0%. Pada perilaku lari kesana-kemari dan perhatian mudah beralih hasil analisis antarkondisi baseline-I dengan intervensi presentase overlap sebesar 0% dan tetap pada analisis antarkondisi intervensi dengan baseline-II yaitu 0%. Secara keseluruhan penerapan punishment dan reward dapat untuk mengurangi perilaku hiperaktif anak tunagrahita sedang kelas II di SLB Widya Mulia Pundong.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Biasa
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Biasa
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Biasa FIP
Date Deposited: 11 Jul 2018 07:04
Last Modified: 11 Jul 2018 07:04
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/57659

Actions (login required)

View Item View Item