Sikap Demokratis Mahasiswa PGSD di Daerah Istimewa Yogyakarta

Kodoati, Herman H. P. (2009) Sikap Demokratis Mahasiswa PGSD di Daerah Istimewa Yogyakarta. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-herman-h-p-kodoati-06712251020.swf

Download (976kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap demokratis mahasiswa PGSD di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang terdiri dari rasa hormat, tanggung jawab, sikap kritis, diskusi dan dialog, sikap rasional, sikap adil dan jujur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa PGSD yang tersebar di seluruh wilayah propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan dalam penelitian ini menggunakan sampel dari Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas PGRI Yogyakarta yang dipilih secara cluster random sampling, dengan ukuran sampel 130 mahasiswa. Uji validitas instrumen menggunakan rumus product moment dari Pearson, sedangkan untuk reliabilitas digunakan rumus Alfa Cronbach’s. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis deskriptif dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap demokratis mahasiswa PGSD di Daerah Istimewa Yogyakarta cenderung positif. Hal ini diperoleh dari hasil analisis bahwa 4,62 persen mahasiswa memiliki sikap demokratis sangat positif, 16,15 persen mahasiswa memiliki sikap demokratis positif, 40,77 persen memiliki sikap demokratis netral, 34,62 persen memiliki sikap demokratis tinggi dan pada kategori sangat positif sebesar 5,38 persen mahasiswa. Sedangkan dilihat dari aspek sikap demokratis mahasiswa PGSD di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah sebagai berikut: 1) rasa hormat tergolong sedang (40,77 persen), 2) tanggung jawab tergolong sedang (49,23 persen), 3) Sikap kritis tergolong sedang (45,38 persen), 4) diskusi dan dialog atau senang bermusyawarah tergolong sedang (36,92 persen), 5) sikap Rasional tergolong sedang (64,62 persen), 6) sikap adil tergolong sedang dan 7) sikap jujur tergolong sedang (33.08 persen). Dari tujuh unsur sikap demokratis mahasiswa tersebut, sikap rasional memiliki prosentase perolehan yang terbanyak dibandingkan dengan unsur yang lainnya, hal ini berarti mahasiswa PGSD di Daerah Istimewa Yogyakarta mengandalkan hal-hal yang rasional dan bersifat logis dalam berdemokrasi. Sedangkan persentase perolehan yang paling rendah adalah sikap jujur, hal ini berarti mahasiswa PGSD di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam berdemokrasi masih kurang dalam mengungkapkan sesuatu berdasarkan fakta.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: pendidikan dasar
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar
Divisions: Program Pasca Sarjana > Program Pasca Sarjana: Pendidikan Dasar
Depositing User: Perpustakaan Program Pascasarjana UNY
Date Deposited: 22 May 2017 03:34
Last Modified: 22 May 2017 03:34
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/49253

Actions (login required)

View Item View Item