PENGARUH SET ACCELERATOR TERHADAP PERKEMBANGAN KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON BERSERAT CAMPURAN

Sarah, Fernandia (2016) PENGARUH SET ACCELERATOR TERHADAP PERKEMBANGAN KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON BERSERAT CAMPURAN. S1 thesis, UNY.

[img]
Preview
Text
TUGAS AKHIR_SARAH FERNANDIA.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

PENGARUH SET ACCELERATOR TERHADAP PERKEMBANGAN KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON BERSERAT CAMPURAN Sarah Fernandia NIM.13510134012 ABSTRAK Tujuan yang hendak dicapai dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kapasitas nilai kuat tekan dan kuat lentur beton berserat campuran (hybrid) yaitu penggunaan serat baja (fibre) dan serat polypropylene serta penggunaan bahan tambah set accelerator berupa sikament NN dengan perawatan secara konvensional yaitu direndam yang diharapkan dapat memperbaiki kinerja structural, mempercepat waktu pengerasan, serta peningkatan kualitas pada beton yang dihasilkan. Pada pengujian ini menggunakan metode eksperimen, yaitu benda uji beton terdapat 2 varian yang terdiri dari benda uji CW yaitu benda uji non sikament NN dan CSW yaitu benda uji dengan bahan tambah sikament NN. Dimana notasi benda uji tersebut C = serat hybrid , W = perawatan direndam , dan S = beton dengan bahan tambah sikament NN. pengujian agregat, pengujian slump, dan pengujian kuat tekan serta kuat lentur. Pada pengujian kuat tekan digunakan 3 sampel benda uji silinder ukuran 150mm x 300mm, dan 3 sampel benda uji balok ukuran 530mm x 100mm x 100mm, dengan masing-masing varian umur 3, 7, 14, dan 28 hari. Dari hasil penelitian didapatkan kuat tekan rerata beton berserat campuran (hybrid) secara berturut-turut dari umur 3, 7, 14, dan 28 hari sebesar 23,46 MPa, 23,47 MPa, 21,04 MPa, dan 19,08 MPa. Untuk hasil kuat tekan beton berserat campuran dengan penambahan set accelerator secara berturut-turut dari umur 3, 7, 14, dan 28 hari yaitu: 34,07 MPa, 42,34 MPa, 40,19 MPa, dan 45,55 MPa. Sedangkan untuk hasil kuat lentur beton berserat campuran (hybrid) secara berturut-turut dari umur 3, 7, 14, dan 28 hari yaitu: 6,39 MPa, 7,21 MPa, 3,77 MPa, dan 4,89 MPa. Dan hasil kuat lentur beton berserat campuran dengan penambahan set accelerator secara berturut-turut dari umur 3, 7, 14, dan 28 hari yaitu: 9,95 MPa, 8,4 MPa, 6,34 MPa, dan 8,21 MPa, Dari benda uji yang digunakan diperoleh nilai kuat tekan maksimum pada CSW umur 28 hari sebesar 45,56 (N/ mm 2 ) nilai kuat lentur maksimum pada CSW umur 7 hari sebesar 7,21 MPa. Kata Kunci: Kuat tekan, Kuat lentur, polypropylene, serat baja, sikament NN.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknik & Teknologi > Teknik Sipil dan Perencanaan
Divisions: Fakultas Teknik > Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan > Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan
Depositing User: Perpustakaan FT
Date Deposited: 31 May 2016 02:11
Last Modified: 30 Jan 2019 09:24
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/33558

Actions (login required)

View Item View Item