EFEKTIVITAS METODE GROUP INVESTIGATION DENGAN MODEL PENGEMBENGAN PRESENTASI DALAM PEMBELEJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 5 YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2010-2011

Wahyuni, Sri (2011) EFEKTIVITAS METODE GROUP INVESTIGATION DENGAN MODEL PENGEMBENGAN PRESENTASI DALAM PEMBELEJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 5 YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2010-2011. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img]
Preview
Text
EFEKTIVITAS METODE GROUP INVESTIGATION DENGAN MODEL PENGEMBENGAN PRESENTASI DALAM PEMBELEJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 5 YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2010-2011.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kegiatan belajar mengajar Sosiologi masih didominasi oleh metode ceramah. Salah satu metode yang dapat digunakan sebagai variasi metode pembelajaran adalah metode group investigation dengan model pengembangan presentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan, kelebihan dan kekurangan, serta perbedaan pre stasi belajar sosiologi siswa kelas XI IPS pada kelas yang menggunakan metode group investigation dengan model pengembangan presentasi dibandingkan dengan kelas yang tidak menggunakan metode group investigation dengan model pengembangan presentasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dengan desain penelitian pretest posttest control group design dengan satu macam perlakuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 5 Y ogyakarta tahun ajaran 2010/2011 sebanyak 113 siswa. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, diperoleh kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen (30 siswa) dan kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol (28 siswa). Instrumen untuk pengambilan data menggunakan observasi dan tes hasil belajar. Uji instrumen menggunakan rumus product moment (uji validitas) dan alpha chronbach (uji reliabilitas). Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji-t komparatif dua sam pel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan metode group investigation dengan model pengembangan presentasi siswa bekerja dalam enam tahapan. Kelebihan metode group investigation dengan model pengembangan presentasi mampu menjadikan proses pembelajaran lebih menarik, siswa menjadi kreatif dan mampu bekerjasama, sedangkan kekurangannya adalah sekolah yang tidak mempunyai fasilitas (proyektor) tidak bisa menerapkan model pengembangan presentasi dengan menggunakan power point dan video. Selain itu, hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa ada perbedaan prestasi belajar sosiologi yang signifikan siswa yang menggunakan metode group investigation dengan model pengembangan presentasi dibandingkan dengan kelas yang tidak menggunakan metode group investigation dengan model pengembangan presentasi sebesar 5.25%. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil Uji-t dengan nilai trunmg = 1.807 lebih besar dari ttabel =1.673 pada taraf signifikasi 5%, df = 56, dan dari mean post test kelas eksperimen sebesar 75.07 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 69.82. Kata Kunci : Metode Pembelajaran, Presentasi Kelompok Siswa, Pre stasi Belajar.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 07 Oct 2015 02:06
Last Modified: 30 Jan 2019 03:47
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/26673

Actions (login required)

View Item View Item