ANALISIS STRUKTURAL ROMAN TOUT EST PASSÉ SI VITE KARYA JEAN-NOËL PANCRAZI

Yuliawati, Eka (2013) ANALISIS STRUKTURAL ROMAN TOUT EST PASSÉ SI VITE KARYA JEAN-NOËL PANCRAZI. S1 thesis, Fakultas Bahasa dan Seni.

[img]
Preview
Text
Eka Yuliawati 06204244016.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam roman Tout Est Passé si Vite karya Jean-Noël Pancrazi meliputi alur, penokohan, latar, dan tema; dan (2) mendeskripsikan keterkaitan antarunsur intrinsik dalam roman Tout Est Passé si Vite karya Jean-Noël Pancrazi. Subjek penelitian ini adalah roman Tout Est Passé si Vite karya Jean-Noël Pancrazi yang diterbitkan oleh Gallimard pada tahun 2003. Objek penelitian ini adalah: (1) unsur-unsur intrinsik roman Tout Est Passé si Vite karya Jean-Noël Pancrazi meliputi alur, penokohan, latar, dan tema; dan (2) keterkaitan antarunsur intrinsik tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan teknik analisis isi. Validitas data diperoleh dan diuji dengan validitas semantik. Reliabilitas data diperoleh dengan pembacaan heuristik dan hermeneutik terhadap roman Tout Est Passé si Vite karya Jean-Noël Pancrazi. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa: (1) roman Tout Est Passé si Vite karya Jean-Noël Pancrazi beralur maju atau progresif dengan lima tahap penceritaan yaitu la situation initiale, l’action se déclenche, l’action se développe, l’action se dénoue, dan la situation finale. Cerita berakhir secara fin tragique mais espoir karena Élisabeth (tokoh utama) meninggal dunia namun ia berhasil menyelesaikan manuskrip romannya. Tokoh utama dalam cerita ini adalah Élisabeth sedangkan tokoh-tokoh bawahan adalah Claire, Viviane, Bernard, Mous, Jean-Paul Vernes, dan tokoh Aku. Cerita ini berlatar tempat secara dominan di Paris. Paris adalah ibu kota Prancis yang padat penduduk. Latar waktu dalam cerita ini terjadi pada musim panas hingga musim dingin pada abad ke-20. Cerita ini berlatar sosial di kalangan bourgeois-bohème, kalangan yang menentang penggolongan kelas sosial di lingkungan masyarakat. Kalangan bourgeois-bohème berasal dari kalangan menengah ke bawah yang berhasil menggapai kehidupan yang berkecukupan. Kalangan tersebut bergaya dan berpikiran seperti kalangan borjuis (kalangan menengah atas) misalnya kehidupan yang individual, bersifat idealis, berintelektual dan patuh terhadap aturan masyarakat yang konvensional; dan (2) unsur-unsur intrinsik tersebut saling berkaitan dalam membangun keutuhan cerita yang diikat oleh tema. Tema yang mendasari cerita ini adalah kesunyian jiwa Élisabeth. Kesunyian jiwa tersebut dirasakannya setelah ia menderita penyakit kanker. Penyakit tersebut membuatnya menjadi pesimis terhadap kemampuan menulisnya hingga ia mengasingkan diri selama puluhan tahun.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: struktural, roman, tout est passe si vite
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa Perancis
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa Perancis
Depositing User: Admin Pendidikan Bahasa Perancis FBS
Date Deposited: 08 Jun 2015 02:08
Last Modified: 30 Dec 2020 03:27
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/20081

Actions (login required)

View Item View Item