Relasi Sosial dalam Kehidupan Masyarakat di Rumah Dome (Dusun Nglepen, Kelurahan Sumberharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta)

Wandansari, Anindita Puteri (2015) Relasi Sosial dalam Kehidupan Masyarakat di Rumah Dome (Dusun Nglepen, Kelurahan Sumberharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta). S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img] Other (FIS Digital)
Skripsi FUll 11413241015 Anindita Puteri Wandansari.swf - Published Version

Download (5MB)

Abstract

Relasi sosial yang terjadi di kompleks Rumah Dome terbentuk karena adanya interaksi dan proses sosial yang berlangsung selama kurang lebih 7 tahun sejak pemukiman tersebut terbentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam mengenai bagaimana proses relasi sosial dari saat awal relokasi itu terjadi hingga sekarang, yang akhirnya menumbuhkan ide-ide yang dapat memajukan Dusun Nglepen (Rumah Dome) dalam berbagai bidang, serta mengetahui faktor pendorong dan penghambat relasi sosial tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Subyek penelitian berjumlah 7 orang yang terdiri dari 1 orang ketua pengelola Rumah Dome, 2 orang ketua RT, dan 4 orang warga Rumah Dome. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber data, triangulasi metode dan review informan kunci, sedangkan teknik analisa data menggunakan model interaktif Miles dan Hubberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penegasan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa relasi sosial yang terjadi pada masyarakat kompleks rumah Dome merupakan bentuk interaksi sosial positif dan interaksi sosial negatif. Hasil dari relasi sosial yang dapat memberi manfaat dan kemajuan terhadap masyarakat di Rumah Dome yaitu munculnya ide-ide kreatif dari warga berupa lapangan usaha baru, kesenian khas, makanan khas, dan cindera mata yang mereka buat sendiri. Faktor pendorong relasi sosial di Rumah Dome diantaranya bentuk pola pemukiman warga yang mengelompok membuat interaksi antar-warga semakin intens; bentuk kamar mandi warga yang komunal dapat meningkatkan kontak dan komunikasi sosial secara langsung; dijadikannya Rumah Dome sebagai desa wisata mampu mendorong warga untuk meningkatkan kerja sama dalam segala kegiatan yang bermanfaat bagi perkembangan dan kemajuan desanya. Sedangkan faktor penghambat relasi sosial di Rumah Dome diantaranya adanya beberapa warga yang sulit beradaptasi dengan lingkungan yang baru dan merasa tidak nyaman tinggal di Rumah Dome; adanya beberapa warga yang tidak berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan desa; adanya kecemburuan sosial sehingga membuat hubungan warga sedikit renggang. Kata Kunci: relasi sosial, interaksi sosial, Rumah Dome

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Umum > Penelitian
Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Ilmu Sosial > Psikologi Sosial
Ilmu Sosial > Multikultural
Ilmu Sosial > Sosiokultural
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 24 Mar 2015 05:26
Last Modified: 29 Jan 2019 19:23
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/13872

Actions (login required)

View Item View Item