IMPLEMENTASI PENDIDIKAN SADAR GENDER DI DESA NGALANG, KECAMATAN GEDANGSARI, KABUPATEN GUNUNGKIDUL

Tifa Musdalifah, Tifa (2017) IMPLEMENTASI PENDIDIKAN SADAR GENDER DI DESA NGALANG, KECAMATAN GEDANGSARI, KABUPATEN GUNUNGKIDUL. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
SKRIPSI_Tifa Musdalifah_13102241009.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Bagaimana implementasi pendidikan sadar gender di Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul , (2) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat pendidikan sadar gender di Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penentuan sumber data menggunakan teknik purposive sampling meliputi Ketua SKPD Pemberdayaan Perempuan Gunungkidul, Ketua P2WKSS, Ketua kelompok Sadar Gender, Koordinator Sadar Gender tingkat Desa, dan Warga binaan. Peneliti merupakan instrumen utama dalam penelitian dengan dibantu pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan berupa reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi pendidikan sadar gender dilakukan dengan beberapa tahap mulai dari (a) perencanaan dengan penjadwalan matriks kegiatan, (b) pelaksanaan yang terdiri pengorganisasian, pertemuan/sarasehan, pemantauan permasalahan, pemecahan masalah dan penutup, (c) evaluasi kegiatan berupa rapat koordinasi dan pembuatan laporan pertanggungjawaban serta monitoring dari pihak pusat, dan (d) hasil berupa penerapan bentuk nyata dari masyarakat baik dari segi individu, keluarga, maupun masyarakat serta dalam lingkup sosial, politik, kesehatan dan pendidikan, (2) Faktor pendukung meliputi dukungan materil maupun moril yang diberikan pemerintah desa, dukungan responsif dari masyarkat, regulasi yang kuat di pengurus sadar gender, partisipasi aktif dari tokoh agama dan tokoh masyarakat, dukungan dari LSM pendamping, serta dukungan dari lembaga desa, dan adanya sikap peduli, terbuka, saling memiliki, tanggung jawab dari masing-msing anggota, pengurus, dan instansi-instansi terkait, (3) Faktor penghambat meliputi dukungan dari pemerintah desa dalam pencairan dana, belum optimalnya koordinasi dari UPD terkait, kesadaran masyarakat oleh mindset adat yang kuat sehinga membutuhkan revolusi mindset, kondisi geografis Desa Ngalang dengan struktur jalan yang landai menjadi penghambat pertemuan terutama di malam hari. Kata kunci: P2WKSS, Pemberdayaan Perempuan, dan Gender

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 28 Sep 2017 07:52
Last Modified: 30 Jan 2019 15:13
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/53005

Actions (login required)

View Item View Item