PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KELOMPOK PENGRAJIN TEMBAGA “BANGUN KARYA” DI DUSUN KRAPYAK WETAN DESA PANJANGREJO PUNDONG BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Nunung Suharyanti, Nunung (2017) PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KELOMPOK PENGRAJIN TEMBAGA “BANGUN KARYA” DI DUSUN KRAPYAK WETAN DESA PANJANGREJO PUNDONG BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
SKRIPSI_NUNUNG SUHARYANTI_13102244014.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pelaksanan pemberdayaan masyarakat melalui kelompok pengrajin tembaga “Bangun Karya” di Krapyak Wetan Panjangrejo Pundong Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. (2) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pemberdayaan masyarakat melalui kerajinan tembaga “Bangun Karya” di Krapyak Wetan Panjangrejo Pundong Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. (3) untuk mengetahui hasil pemberdayaan masyarakat melalui kerajinan tembaga “Bangun Karya” di Krapyak Wetan Panjangrejo Pundong Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan subyek penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yang meliputi pengelola kelompok Bangun Karya, anggota kelompok pengrajin dan tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui kelompok pengrajin tembaga “Bangun Karya” yaitu: memanfaatkan skill secara efektif dan efisien, menghilangkan kesenjangan harga pasar, dan membentuk masyarakat menjadi mandiri. (2) faktor pendukung pemberdayaan masyarakat melalui kelompok pengrajin tembaga “Bangun Karya” yaitu : adanya dukungan dari warga, pemerintah dan fasilitas yang memadai, saling memotivasi, bertukar ide dan gagasan antar anggota dan pengurus, produksi yang semakin meningkat, dan lokasi yang strategis. Sedangkan faktor penghambat yaitu: bantuan dana, faktor tenaga yang kurang memiliki keterampilan dalam kerajinan tembaga, desain yang belum berkembang, serta peremajaan alat yang masih kurang. (3) hasil pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui kelompok pengrajin tembaga “Bangun Karya” yaitu: meningkatnya lapangan kerja dan berkurangnya jumlah pengangguran, meningkatnya penghasilan anggota, meningkatnya pengetahuan mengenai pengembangan desain kerajinan, manajemen kewirausahaan, dan pengembangan skill. Kata Kunci: Pemberdayaan masyarakat, kelompok pengrajinan tembaga, pengrajin tembaga

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 18 Aug 2017 04:22
Last Modified: 30 Jan 2019 14:52
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/52199

Actions (login required)

View Item View Item