PEMBERDAYAAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS BERBASIS KECAKAPAN HIDUP DI BALAI REHABILITASI SOSIAL BINA KARYA DAN LARAS (RSBKL) YOGYAKARTA

Sutiyah, Sutiah (2017) PEMBERDAYAAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS BERBASIS KECAKAPAN HIDUP DI BALAI REHABILITASI SOSIAL BINA KARYA DAN LARAS (RSBKL) YOGYAKARTA. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
Skripsi_Sutiyah_13102241046.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) aspek-aspek pemberdayaan gelandangan dan pengemis berbasis kecakapan hidup yang dikembangkan oleh Balai RSBKL Yogyakarta, (2) mekanisme pemberdayaan gelandangan dan pengemis berbasis kecakapan hidup yang dilakukan oleh Balai RSBKL Yogyakarta dalam mencapai kemandirian, dan (3) faktor pendukung dan penghambat pemberdayaan gelandangan dan pengemis berbasis kecakapan hidup. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Setting penelitian yakni aktivitas pemberdayaan gelandangan dan pengemis di Balai RSBKL. Informan dalam penelitian ini adalah koordinator pekerja sosial, instruktur keterampilan olahan pangan, instruktur keterampilan menjahit, instruktur bimbingan agama Islam, instruktur bimbingan budi pekerti serta warga binaan. Dalam penelitian ini, peneliti merupakan instrumen utama yang dibantu dengan pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi, display dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aspek-aspek pemberdayaan gelandangan dan pengemis berbasis kecakapan hidup yang dikembangkan oleh Balai RSBKL Yogyakarta meliputi aspek afektif, aspek kognitif, aspek pskikomotorik serta aspek konatif. (2) mekanisme pemberdayaan gelandangan dan pengemis berbasis kecakapan hidup yang dilakukan oleh Balai RSBKL dalam rangka mencapai kemandirian antara lain melalui tahap penerimaan, proses penyadaran, proses peningkatan pengetahuan dan ketrampilan serta adanya tindak lanjut. (3) faktor pendukung pemberdayaan yaitu sarana dan prasarana yang memadai dan instruktur yang berpengalaman. Faktor penghambat pemberdayaan meliputi: kurangnya minat gelandangan dan pengemis pada beberapa kegiatan, motivasi untuk berubah masih kurang, proses masuknya gelandangan dan pengemis tidak bersamaan, tidak adanya silabus, pengawasan terhadap keikutsertaan warga binaan kurang maksimal. Kata Kunci: Pemberdayaan, Gelandangan, Pengemis, Kecakapan Hidup

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 28 Jul 2017 03:38
Last Modified: 30 Jan 2019 14:40
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/51276

Actions (login required)

View Item View Item