IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI PONDOK PESANTREN MODERN MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL (MBS) YOGYAKARTA

Sutrisno, Sutrisno (2017) IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI PONDOK PESANTREN MODERN MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL (MBS) YOGYAKARTA. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
Skripsi_Sutrisno_13102241041_0.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang ditanamkan di pondok pesantren, (2) menjelaskan metode yang digunakan dalam pendidikan karakter, dan (3) menjelaskan faktor pendukung dan penghambat pendidikan karakter di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu pembina asrama, santri, pendidik, pengelola yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui trianggulasi sumber dan trianggulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan interaktive model menurut Miles dan Huberman (Sugiyono,2013) melalui pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusions). Hasil penelitian menunjukan (1) Nilai karakter yang ditanamkan kepada santri yaitu nilai karakter hubungannya dengan Tuhan: iman, taqwa dan ikhlas. Nilai karakter hubungannya dengan diri sendiri: kejujuran, tanggungjawab, kemandirian, kerja keras, disiplin, percaya diri, kreatif dan ingin tahu. Nilai karakter hubungannya dengan sesama: patuh pada peraturan, kerja sama, dan sopan santun. Nilai karakter yang hubungannya dengan lingkungan: peduli sosial, cinta kebersihan. Nilai karakter hubungannya dengan kebangsaan: menghargai keberagaman. (2) Metode pendidikan karakter yang digunakan yaitu metode pembiasaan, metode pemberian nasehat, metode keteladanan, metode praktik dan metode pemberian reward dan punishment. (3) Faktor pendukung pendidikan karakter adalah kebijakan pengelola pondok pesantren, lingkungan pondok pesantren, sarana dan prasarana pondok pesantren, dukungan dari ustad/ustadzah, dan dukungan dari pengurus IPM. Faktor penghambatnya adalah pendidik yang belum memahami pondok pesantren, karakteristik santri yang berbeda-beda, orang tua/wali yang tidak mendukung dan orang tua/wali tidak meneruskan pendidikan ketika santri berada di rumah. Kata kunci : pendidikan karakter, pondok pesantren modern

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 28 Jul 2017 02:33
Last Modified: 30 Jan 2019 14:40
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/51261

Actions (login required)

View Item View Item