PERAN BINA KELUARGA LANSIA (BKL) DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN LANSIA MELALUI KEGIATAN TAMAN PENDIDIKAN LANSIA (TPL) DI RW 11 KEPUH KELURAHAN KLITREN KECAMATAN GONDOKUSUMAN KOTA YOGYAKARTA

Citra Dwi Oktavia Saputri, Citra (2017) PERAN BINA KELUARGA LANSIA (BKL) DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN LANSIA MELALUI KEGIATAN TAMAN PENDIDIKAN LANSIA (TPL) DI RW 11 KEPUH KELURAHAN KLITREN KECAMATAN GONDOKUSUMAN KOTA YOGYAKARTA. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
Skripsi_Citra Dwi Oktavia S_12102241012.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peran Bina Keluarga Lansia (BKL) dalam meningkatkan kesehatan lansia yang terdiri :1) peran keluarga lansia 2) peran kader lansia (3) faktor pendukung dan penghambat lansia dalam mengikuti kegiatan Taman Pendidikan Lansia (TPL). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Informan ditentukan dengan cara Purpose Sampling. Informan terdiri dari 2 kader lansia, 5 lansia yang berusia 60 ke atas dan 5 keluarga yang mempunyai lansia. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian yang dibantu dengan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis interaktif dengan tiga komponen yang terdiri dari display data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan. Triangulasi sumber dilakukan untuk memperoleh keabsahan data.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) keluarga berperan sebagai motivator, memberikan kasih sayang dan perhatian kepada lansia, memperhatikan pola makan, kesehatan, kebersihan, kenyamanan, bahkan menyempatkan waktu untuk antar-jemput ke tempat kegiatan TPL 2) peran dari kader lansia dalam meningkatkan kesehatan lansia adalah kader sebagai motivator, mendampingi lansia saat kegiatan, dan melakukan pemeriksaan tensi serta berat badan. 3) Faktor pendukung lansia dalam mengikuti kegiatan adalah adanya kemauan dari dalam diri lansia,dukungan keluarga, keaktifan kader dan rasa solidaritas yang tinggi. Sedangkan faktor penghambatnya disebabakn oleh beberapa faktor, yaitu faktor umur yang sudah lanjut, kurangnya motivasi dari keluarga dan lingkungan sekitar, serta kurangnya kesadaran di dalam diri lansia. Kata kunci : keluarga, lansia, kesehatan

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 21 Apr 2017 06:33
Last Modified: 30 Jan 2019 13:58
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/48875

Actions (login required)

View Item View Item