PENINGKATAN KEAKTIFAN SISWA MENGGUNAKAN MODEL ACTIVE LEARNING TIPE INDEX CARD MATCHING PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS VB SD NEGERI DEMAKIJO 1 SLEMAN

Utami, Made Wahyu (2016) PENINGKATAN KEAKTIFAN SISWA MENGGUNAKAN MODEL ACTIVE LEARNING TIPE INDEX CARD MATCHING PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS VB SD NEGERI DEMAKIJO 1 SLEMAN. S1 thesis, PGSD.

[img] Text
Made Wahyu Utami_ 12108241038.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran IPA kelas VB SD Negeri Demakijo 1 Sleman dengan model active learning tipe index card match. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjeknya adalah siswa kelas VB SD Negeri Demakijo 1 Sleman yang berjumlah 31 siswa. Desain PTK menggunakan model Kemmis dan Taggart yang meliputi perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan catatan lapangan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu lembar observasi keaktifan siswa, lembar observasi kegiatan guru, dan catatan lapangan. Analisis data yang digunakan deskriptif kuantitatif untuk menganalisis keaktifan siswa serta kualitatif untuk menganalisis aktivitas guru dan keaktifan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model active learning tipe index card match dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas VB SD Negeri Demakijo 1 Sleman. Persentase setiap butir pengamatan keaktifan siswa meningkat dari pra tindakan pada kegiatan visual persentase sebesar 32,26%, pada siklus I sebesar 91,40%. Aktivitas lisan pada pra tindakan sebesar 11,61%, pada siklus I menjadi 58,71%. Aktivitas mendengarkan, pada pra tindakan sebesar 20,00%, pada siklus I sebesar 70,32%. Aktivitas menulis pada pra tindakan persentase sebesar 43,55%, pada siklus I sebesar 80,65%. Aktivitas mental pada pra tindakan 0,00%, pada siklus I sebesar 72,90%. Data tersebut menunjukkan bahwa pada siklus I, keaktifan siswa sudah meningkat namun peningkatan persentase pada tiga butir indikator pengamatan keaktifan siswa belum mencapai ≥75% sehingga dibutuhkan pelaksanaan siklus II. Pada siklus II diperoleh hasil peningkatan yaitu 96,77% pada aktivitas visual, 89,03% pada aktivitas lisan, 93,55% pada aktivitas mendengarkan, 85,48% pada aktivitas menulis, dan 93,55% pada aktivitas mental. Persentase pada siklus II menunjukkan seluruh indikator pengamatan pengamatan keaktifan siswa telah mencapai ≥75%. Peningkatan keaktifan siswa sejalan dengan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa. Hal ini dapat diihat dari peningkatan ketuntasan KKM yang mengalami peningkatan dari pra siklus, siklus I sampai sikus II. Pada pra tindakan rata-rata nilai siswa 48,26, siklus I 81,77, dan siklus II berhasil mencapai 90,48. Kata kunci: model active learning tipe index card match, keaktifan siswa, IPA

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Ilmu Pengetahuan Alam
Pendidikan > Pra Sekolah dan Sekolah Dasar > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > PGSD - Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Admin PGSD FIP
Date Deposited: 04 Apr 2016 03:11
Last Modified: 30 Jan 2019 07:03
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/30599

Actions (login required)

View Item View Item