UPAYA PEMBERDAYAAN SENI DI KAMPUNG RAMAH ANAK RW 20, GENDENG, KELURAHAN BACIRO, GONDOKUSUMAN, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Elysabeth Ervina Rahayu Kartika Ningrum, Elysabeth (2016) UPAYA PEMBERDAYAAN SENI DI KAMPUNG RAMAH ANAK RW 20, GENDENG, KELURAHAN BACIRO, GONDOKUSUMAN, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
Skripsi_Elysabeth Ervina_11102241004.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) upaya yang di lakukan oleh pekerja sosial masyarakat dalam memberdayakan kesenian di Kampung Ramah Anak RW 20, Gendeng, Kelurahan Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta, 2) faktor-faktor penghambat dan pendukung yang di alami pekerja sosial masyarakat dalam membentuk kampung ramah anak dengan adanya perbedaan status sosial, 3) hasil upaya yang di lakukan pekerja sosial masyarakat dalam memberdayakan kesenian budaya melalui program kampung ramah anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dan mengambil lokasi di Kampung Ramah Anak RW 20, Gendeng, Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta. Subyek dalam penelitian ini adalah pekerja sosial masyarakat Kampung Ramah Anak RW 20. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian, yang dibantu dengan pedoman observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik yang digunakan dalam melakukan analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Keabsahan data yang dilakukan untuk menjelaskan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) upaya pekerja sosial RW 20 dalam memberdayakan kesenian di Kampung Ramah Anak RW 20 meliputi: mendirikan stan pendaftaran kesenian, menampilkan karya tari dan hasil lukisan dari Sanggar Angsa Putih yang diselenggarakan oleh RW 20, dan mengajak anak-anak melihat proses pelaksanaan latihan menari, melukis, dan drama. 2) faktor penghambat dari upaya pemberdayaan seni di Kampung Ramah Anak RW 20, Gendeng, Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta adalah orangtua belum sepenuhnya mendorong dan mengarahkan anak-anaknya untuk belajar menari di sanggar tari Angsa Putih, kurang adanya rasa kepercayaan diri dalam diri anak-anak ketika mengikuti latihan tari, lukis atau drama, dan pengaruh perkembangan budaya barat yang sedang mewabah pada generasi muda di RW 20. Faktor pendukung adalah Anak-anak dan remaja semakin banyak yang tertarik dan berminat untuk belajar seni di sanggar tari Angsa Putih, dan pekerja sosial dan warga masyarakat RW 20 yang kompak, bekerjasama membantu memfasilitasi seluruh program kegiatan Kampung Ramah Anak RW 20. Kata kunci: Pemberdayaan Seni, Pekerja Sosial, Kampung Ramah Anak

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 06 Jan 2016 03:02
Last Modified: 30 Jan 2019 05:53
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/29009

Actions (login required)

View Item View Item