PELAKSANAAN PERMAINAN TRADISIONAL DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN PERILAKU SOSIAL ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN (KB) ALAM USWATUN KHASANAH, KRONGGAHAN, GAMPING, SLEMAN

Maryanti, Maryanti (2015) PELAKSANAAN PERMAINAN TRADISIONAL DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN PERILAKU SOSIAL ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN (KB) ALAM USWATUN KHASANAH, KRONGGAHAN, GAMPING, SLEMAN. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img]
Preview
Text
Maryanti.pdf

Download (13MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan permainan tradisional dalam mendukung perkembangan perilaku sosial anak usia dini, (2) faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan permainan tradisional dalam mendukung perkembangan perilaku sosial anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pengelola, pendidik, orang tua peserta didik, dan peserta didik Kelompok Bermain (KB) Alam Uswatun Khasanah. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Trianggulasi yang dilakukan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan trianggulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan permainan tradisional meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. (a) Perencanaan yaitu dengan pengembangan isi kurikulum yang meliputi penyusunan rencana pembelajaran tahunan (RKT), program semester (PROMES), rencana kegiatan mingguan (RKM) dan rencana kegiatan harian (RKH), serta persiapan jenis permainan tradisional, (b) pelaksanaan terdiri dari kegiatan pembuka, inti, dan penutup, (c) evaluasi meliputi observasi, catatan anekdot (anecdot record), percakapan, dan unjuk kerja. Jenis permainan tradisional yang digunakan meliputi Jamuran, Cublak-Cublak Suweng, Dingklik Oglak-Aglik, dan Engklek. Dari kegiatan tersebut ditemukan adanya perkembangan perilaku sosial anak yaitu kerjasama, kemurahan hati, simpati, empati, kesantunan, sportifitas, pengendalian diri dan kepedulian. (2) Faktor pendukung dalam pelaksanaan kegiatan permainan tradisional yaitu: (a) kurikulum yang terstruktur membantu pendidik menyiapkan kegiatan permainan tradisional, (b) motivasi bermain dari peserta didik cukup tinggi, (c) fasilitas dan lingkungan yang mendukung proses pelaksanaan permainan tradisional. Faktor yang menghambat yaitu: (a) konsentrasi anak yang mudah berubah-ubah, (b) kurangnya waktu yang digunakan untuk pelaksanaan permainan tradisional, (c) keterbatasan pengetahuan pendidik tentang jenis permainan tradisional yang dapat diaplikasikan dalam pembelajaran. Kata kunci: permainan tradisional, perkembangan, perilaku sosial anak

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 16 Oct 2015 06:16
Last Modified: 30 Jan 2019 04:01
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/27046

Actions (login required)

View Item View Item