ANALISIS KESALAHAN DALAM KARANGAN BAHASA JERMAN PESERTA DIDIK KELAS XII DI SMA NEGERI 1 SEYEGAN SLEMAN

Ariani, Nina (2014) ANALISIS KESALAHAN DALAM KARANGAN BAHASA JERMAN PESERTA DIDIK KELAS XII DI SMA NEGERI 1 SEYEGAN SLEMAN. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Nina Ariani 08203241009.pdf

Download (145MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis-jenis kesalahan morfologi, kesalahan morfosintaksis, dan kesalahan sintaksi, (2) frekuensi kemunculan setiap jenis kesalahan, dan (3) faktor-faktor penyebab terjadinya kesalahan dalam karangan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian berupa satuan-satuan lingual (morfem, kata, frasa, kalimat) yang mengandung kesalahan morfologi, kesalahan morfosintaksis, dan kesalahan sintaksis. Pengambilan data dilakukan dengan tes menulis bahasa Jerman peserta didik kelas XII IPS 2. Teknik analisis data menggunakan metode agih. Keabsahan data diperoleh melalui uji reliabilitas intrarater dan interrater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) kesalahan morfologi berjumlah 21 (13,9%) yang terdiri dari 21 kesalahan pada penggabungan kata (13,9%) dan tidak terdapat kesalahan pada penambahan afiks (0%), (2) kesalahan morfosintaksis berjumlah 85 (56,3%) yang meliputi 25 kesalahan pada konjugasi kata kerja beraturan (16,6%), 17 kesalahan pada konjugasi kata kerja tidak beraturan (11,3%), tidak terdapat kesalahan pada konjugasi kata kerja yang dapat dipisah (0%), tidak terdapat kesalahan pada konjugasi kata kerja tidak dapat dipisah (0%), tidak terdapat kesalahan pada konjugasi kata kerja modal (0%), 15 kesalahan pada deklinasi artikel kata benda (9,9%), 28 kesalahan pada deklinasi kata ganti milik (18,5%), tidak terdapat kesalahan pada deklinasi kata ganti orang (0%), dan tidak terdapat kesalahan pada deklinasi kata sifat (0%). (3) Kesalahan sintaksis berjumlah 45 (29,8%) yang meliputi tidak terdapat kesalahan pada frasa (0%), 36 kesalahan pada kalimat berita (23,84%), 9 kesalahan pada kalimat perintah (5,96%), dan tidak terdapat kesalahan pada kalimat tanya (0%). Faktor penyebab terjadinya kesalahan adalah interferensi antara bahasa Indonesia dengan bahasa Jerman, yaitu perbedaan gramatik dan faktor kompetensi peserta didik.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: analisis kesalahan, karangan bahasa jerman, sma negeri 1 seyegan
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa Jerman
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa Jerman
Depositing User: Admin Pendidikan Bahasa Jerman FBS
Date Deposited: 20 May 2015 03:45
Last Modified: 29 Jan 2019 22:34
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/18989

Actions (login required)

View Item View Item