BENTUK PENYAJIAN KESENIAN TARI JARANAN THIK DI DESA COPER, KECAMATAN JETIS KABUPATEN PONOROGO JAWA TIMUR

Whinda Kartika Nugraheni, Whinda (2015) BENTUK PENYAJIAN KESENIAN TARI JARANAN THIK DI DESA COPER, KECAMATAN JETIS KABUPATEN PONOROGO JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI.pdf

Download (6MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan bentuk penyajian kesenian Jaranan Thik yang berkembang di desa Coper, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Objek dari penelitian ini adalah bentuk penyajian kesenian Jaranan Thik. Subjek penelitian ini adalah penari, pemusik serta tokoh – tokoh yang mengetahui kesenian Jaranan Thik. Tehnik penelitian ini menggunakan pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pedoman dokumentasi ini menggunakan alat bantu : alat perkaman, catatan wawancara, dan kamera. Ada pun analisis data yang digunakan adalah deskripsi data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang dilakukan adalah trianggulasi. Hasil penelitian ini yaitu bentuk penyajian kesenian tari Jaranan Thik. Kesenian Jaranan Thik Turonggo Wengker berdiri sejak tahun 2009 dan diresmikan oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga pada tahun 2012. Kesenian ini diprakarsai oleh 3 orang yaitu Bapak Muhtarom, Bapak Supriyono, dan Bapak Sabar. Bentuk penyajian ini terdiri dari elemen – elemen yang mendukung bentuk penyajian, yaitu : 1) gerak yang digunakan dalam kesenian Jaranan Thik yaitu sederhana tetapi menarik. 2) Pola lantai yaitu : pola garis lurus, pola garis lengkung, selain itu lingkaran, zig zag, dan pola lantai menyebar. 3) Iringan yang digunakan adalah gong, kendang, saron, demung, jidor, kenong, slompret. 4) Tata rias menggunakan bahan – bahan kosmetik untuk mewujudkan peranan wajah. 5) Tata busana pada penari Jaran yaitu : udeng, sumping, rompi lengan panjang (warna ungu), kace, stagen, sabuk, dan sembong batik parang, serta celana panji berwarna ungu, menggunakan slendang berwarna kuning, dan gongseng. Sedangkan untuk penari celeng : udeng, sumping, kace, stagen, sabuk, dan sembong batik parang, serta celana panji berwarna ungu, menggunakan slendang berwarna kuning, dan gongseng. 6) Properti yang di gunakan kuda kepang, celeng, dan Naga. 7) Tempat pertunjukan yang digunakan yaitu : Lapangan, halaman rumah yang lebar.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Bentuk Penyajian, Kesenian, Tari Jaranan Thik
Subjects: Seni dan Budaya > Seni Tari
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari
Depositing User: Admin Pendidikan Seni Tari FBS
Date Deposited: 05 May 2015 03:48
Last Modified: 29 Jan 2019 22:03
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/18147

Actions (login required)

View Item View Item