ANALISIS STRUKTURAL SEMIOTIK NASKAH DRAMA MISS SARA SAMPSON KARYA GOTTHOLD EPHRAIM LESSING

Avhisa, Ayub Bias (2014) ANALISIS STRUKTURAL SEMIOTIK NASKAH DRAMA MISS SARA SAMPSON KARYA GOTTHOLD EPHRAIM LESSING. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Ayub Bias Avhisa 09203244021.pdf

Download (9MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur-unsur intrinsik dalam drama Miss Sara Sampson karya Gotthold Ephraim Lessing, (2) keterkaitan antar unsur intrinsik dalam drama Miss Sara Sampson, serta (3) makna drama yang didapatkan melalui tanda dan acuannya (ikon, indeks, dan simbol). Sumber data penelitian ini adalah naskah drama Miss Sara Sampson karya Gotthold Ephraim Lessing. Naskah tersebut diterbitkan pada tahun 2012 oleh Philipp Reclam jun. GmbH & Co. KG. Data diperoleh melalui teknik baca dan catat. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Keabsahan data diperoleh melalui validitas semantis dan reliabilitas interrater dan intrarater. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Unsur intrinsik meliputi alur, latar, penokohan dan tema. Alur yang digunakan adalah alur dinamis. Latar tempat yang berfungsi sebagai beraksinya para tokoh, yakni bangsal penginapan, kamar Mellefont, kamar Marwood dan kamar Sara. Latar tempat yang berfungsi untuk menggambarkan watak tokoh secara tidak langsung, yakni kamar Sara dan kamar Marwood. Latar tempat yang berfungsi untuk mencerminkan suasana hati, yakni bangsal penginapan, kamar Mellefont dan kamar Sara. Latar tempat yang berfungsi untuk memperjelas proposisi yang simbolik, yakni bangsal penginapan dan kamar Marwood. Latar waktu drama ini adalah abad ke-18, menjelang pernikahan Sara dan pagi hari. Tokoh utama paling utama adalah Miss Sara Sampson dan tokoh utama tambahan yaitu Mellefont, sedangkan tokoh tambahan yaitu Sir William Sampson, Marwood, Arabella, Waitwell, Norton, Betty dan Hannah. Tema drama ini adalah konflik sosial yang dialami oleh kaum bangsawan akibat ambisi dari kepentingan rakyat menengah. (2) Keterkaitan antar unsur intrinsik diikat oleh konflik. Konflik tersebut muncul dalam alur, latar dan penokohan. (3) Hubungan antara tanda dan acuannya berupa ikon, indeks dan simbol. Ketiga tanda tersebut memperjelas makna drama yaitu perlawanan atas tindakan borjuasi (middle class) pada abad pertengahan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: struktural semiotik, drama miss sara sampson
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa Jerman
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa Jerman
Depositing User: Admin Pendidikan Bahasa Jerman FBS
Date Deposited: 23 Apr 2015 01:38
Last Modified: 29 Jan 2019 21:36
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/17387

Actions (login required)

View Item View Item