KEPRIBADIAN TOKOH DALAM ROMAN WILDE REISE DURCH DIE NACHT KARYA WALTER MOERS: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA

Filtras Okta , Festian (2012) KEPRIBADIAN TOKOH DALAM ROMAN WILDE REISE DURCH DIE NACHT KARYA WALTER MOERS: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA. S1 thesis, UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
1-08203241031.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 1-08203241031.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 2-08203241031.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 5-08203241031.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
lampiran-08203241031.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kepribadian tokoh utama dan tokoh-tokoh tambahan, (2) gangguan-gangguan kepribadian tokoh utama dan tokoh-tokoh tambahan, (3) penyebab dan akibat atau dampak dari gangguan-gangguan kepribadian tokoh utama dan tokoh-tokoh tambahan, dan (4) usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi gangguan-gangguan kepribadian yang dihadapi tokoh utama dan tokoh-tokoh tambahan. Sumber data penelitian ini adalah roman Wilde Reise durch die Nacht karya Walter Moers. Data diperoleh dengan teknik baca dan catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Keabsahan data diperoleh dengan validitas semantik dan dikonsultasikan dengan para ahli (expert judgement). Reliabilitas yang digunakan adalah reliabilitas intrarater dan interrater. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) tokoh utama Gustave Dore bertipe kepribadian choleris, orang hebat atau gepasioner, sentimentil, phlegmatis, dan apathis; tokoh tambahan Tod bertipe kepribadian nerveus; tokoh tambahan Greif bertipe kepribadian phlegmatis; tokoh tambahan Pancho Sansa bertipe kepribadian nerveus, (2) gangguan-gangguan kepribadian tokoh utama Gustave Dore adalah antisocial, schizotypal, schizoid, dan paranoid; gangguan kepribadian tokoh tambahan Dementia schizotypal; gangguan kepribadian tokoh tambahan Greif paranoid, (3) penyebab-penyebab gangguan-gangguan kepribadian di atas antara lain kepercayaan akan insting, halusinasi dan fatamorgana, pesona kecantikan wanita, kritikan pedas, gangguan kejiwaan, dan kepatuhan terhadap perintah; akibat-akibat atau dampak-dampaknya antara lain konsentrasi lengah, penolakan cinta, kehancuran hati, kekecewaan, dan pertengkaran, (4) usaha-usaha untuk mengatasi gangguan-gangguan kepribadian di atas adalah cepat mengambil tindakan, menyelamatkan diri, mengeluh, berbuat baik, bersikap waras, dan mengurangi prasangka buruk.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa Jerman
Perpustakaan
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa Jerman
Perpustakaan
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 18 Dec 2012 06:46
Last Modified: 29 Jan 2019 18:00
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/9250

Actions (login required)

View Item View Item