Ardiyanto, Asep (2025) Pengembangan Desain Pembelajaran Berbasis Adventure Education untuk Kemampuan Motorik, Komunikasi dan Sosial-emosional Anak Tunagrahita Ringan. S3 thesis, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan.
|
Text
fulltext_asep ardiyanto_22609261003.pdf Download (13MB) |
Abstract
Minimnya pembaharuan dalam pembelajaran pendidikan jasmani dan mengembangkan desain pembelajaran yang bersifat permainan dan berpetualang secara sederhana untuk anak tunagrahita ringan, sehingga pembelajaran berlangsung secara monoton. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan desain pembelajaran, 2) mendeskripsikan kelayakan, 3) mendeskripsikan keefektifan dan 4) mendeskripsikan kepraktisan desain pembelajaran berbasis adventure education untuk kemampuan motorik, komunikasi dan sosialemosional anak tunagrahita ringan. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan model ADDIE memiliki langkah-langkah pengembangan yang terdiri dari lima tahapan yakni; analysis, design, development, implementation dan evaluation. Uji coba perorangan dilakukan terhadap 6 siswa tunagrahita ringan. Uji coba kelompok kecil dilakukan terhadap 15 siswa tunagrahita ringan. Uji coba kelompok besar dilakukan terhadap 26 siswa anak tunagrahita ringan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) angket, (2) lembar pedoman observasi, dan (3) lembar format penilaian anak tunagrahita ringan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan 4 desain pembelajaran, yaitu: 1) permainan lambung pukul bola (lampubol), 2) permainan spon remas (Spomas), 3) permainan bowling warna (bowna), 4) permainan ambil bendera antar bola (ambenbol). Hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen dengan data validitas rhitung 0.949 > rtabel 0.632, kemudian data reliabilitas rhitung 0.964 > rtabel 0.632, sehingga butir instrumen dinyatakan valid dan reliabel. Hasil uji keefektifan 1) permainan lambung pukul bola, thitung sebesar 14,772 > ttabel 2,060, maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan efektif; 2) permainan spon remas (spomas), thitung sebesar 20,016 > ttabel 2,060, maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan efektif; 3) permainan bowling warna (bowna), thitung sebesar 23,396 > ttabel 2,060, maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan efektif; dan 4) permainan ambil bendera antar bola (ambenbol), thitung sebesar 30,495 > ttabel 2,060, maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan efektif. Hasil uji kepraktisan panduan desain pembelajaran mendapatkan persentase 100% sehingga dapat dinyatakan bahwa desain pembelajaran praktis untuk digunakan. Dari hasil analisis data kelayakan, keefektifan dan kepraktisan, dapat ditarik kesimpulan bahwa pengembangan desain pembelajaran berbasis adventure education untuk kemampuan motorik, komunikasi dan sosial-emosional anak tunagrahita ringan ini efektif, sehingga layak digunakan guru SLB dalam pembelajaran pendidikan jasmani anak tunagrahita ringan.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Additional Information: | Promotor: Prof. Dr. Pamuji Sukoco, M.Pd. Kopromotor: Prof. Dr. Sugeng Purwanto, M.Pd. |
| Uncontrolled Keywords: | adventure education, anak tungrahita ringan, desain pembelajaran, komunikasi, motorik, sosial-emosional. |
| Subjects: | Olahraga > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) > Pendidikan Olahraga > Pendidikan Jasmani |
| Depositing User: | Perpustakaan FIK |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 09:50 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 09:50 |
| URI: | http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/92139 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
