Model Pengembangan Profesionalitas Guru Program Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor.

Supriyanto, Sidiq and Munadi, Sudji (2026) Model Pengembangan Profesionalitas Guru Program Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor. S3 thesis, Sekolah Pascasarjana.

[img] Text
disertasi_sidiq supriyanto_21702261046.pdf
Restricted to Registered users only

Download (13MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pengembangan profesionalisme berkelanjutan yang secara khusus dirancang untuk mendukung peningkatan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Program Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dalam merespons perkembangan teknologi otomotif dan tuntutan kebijakan pendidikan. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi kebutuhan nyata guru TBSM dalam pengembangan profesionalisme; (2) merumuskan komponen model pengembangan yang sesuai dengan konteks pendidikan vokasi; dan (3) menguji tingkat kelayakan, keefektifan, serta kepraktisan model yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan Richey dan Klein (2007) yang meliputi tiga tahapan, yaitu: (1) pengembangan model, (2) uji validasi internal dan eksternal, serta (3) penggunaan model. Penelitian dilaksanakan sampai tahap ke-2, validasi internal dilakukan melalui expert review dengan teknik Delphi dan forum group discussion (FGD), sedangkan validasi eksternal dilakukan melalui uji angket kepada guru SMK TBSM. Subjek penelitian meliputi pakar pendidikan vokasi, kepala sekolah dan guru TBSM. Instrumen penelitian divalidasi melalui expert judgment dengan validitas isi sebesar 0,925 (kategori sangat valid) dan reliabilitas Cronbach Alpha sebesar 0,954 (kategori sangat reliabel). Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil identifikasi kebutuhan menunjukkan perlunya penguatan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi otomotif, penguatan jejaring kolaborasi sekolah dan industri, mekanisme evaluasi serta penguatan kompetensi guru secara berkelanjutan dan dokumentasi kinerja profesional melalui portofolio. Berdasarkan temuan tersebut, model pengembangan profesionalisme berkelanjutan guru SMK TBSM terdiri atas empat komponen utama, yaitu: (1) Tim Kolaborasi Pengajaran (TKP); (2) Tim Belajar Guru (TBG); (3) Evaluasi dan Penguatan Kompetensi Guru; dan (4) Portofolio Guru SMK TBSM. Hasil uji kelayakan memperoleh skor rata-rata 3,47 (kategori sangat layak), uji keefektifan 3,42 (kategori sangat efektif), dan uji kepraktisan 3,45 (kategori sangat praktis). Produk akhir berupa model yang dilengkapi buku pedoman sebagai panduan teknis penerapan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa model layak, efektif, dan praktis, meskipun implementasi di lapangan masih menghadapi keterbatasan biaya, dukungan regulasi, waktu, serta variasi kondisi sekolah dan akses industri. Model ini diharapkan menjadi dasar penelitian lanjutan dan rujukan praktis dalam pengembangan profesionalisme guru SMK kejuruan, khususnya program keahlian TBSM.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: guru SMK, model pengembangan, profesionalisme berkelanjutan, TBSM, vokasi
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Kejuruan
Teknik & Teknologi > Teknik Otomotif
Vocational > Business and Management
Divisions: Sekolah Pascasarjana (SPS) > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 10 Sep 2026 02:04
Last Modified: 10 Sep 2026 02:04
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/92123

Actions (login required)

View Item View Item