Praksis Pengembangan Sumber Daya Manusia di Industri Kuliner Berbasis Potensi Lokal.

Wahyuni, Nur and Sudira, Putu (2026) Praksis Pengembangan Sumber Daya Manusia di Industri Kuliner Berbasis Potensi Lokal. S3 thesis, Sekolah Pascasarjana.

[img] Text
disertasi_nur wahyuni_22702261019.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya industri Mie Lethek sebagai salah satu kuliner khas Bantul yang berbasis potensi lokal, namun menghadapi berbagai kendala pengembangan sumber daya manusianya. Sebagai produk warisan budaya berbahan singkong, Mie Lethek memiliki peluang pasar yang baik. Di lain pihak, proses produksi dan pemasaran yang masih tradisional menyebabkan efisiensi rendah dan keterbatasan skala usaha. Kondisi ini memunculkan kebutuhan mendesak untuk mengembangkan SDM pelaku usaha secara terstruktur agar dapat meningkatkan produktivitas dan inovasi usaha. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengungkap konsep pengembangan SDM pada industri kuliner berbasis potensi lokal, dengan fokus pada UKM Mie Lethek di Kabupaten Bantul; (2) mengeksplorasi proses implementasi pengembangan SDM pada industri kuliner berbasis potensi lokal dan (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan SDM pada industri kuliner berbasis potensi lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, dokumentasi dan wawancara mendalam dengan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Mie Lethek di Kabupaten Bantul. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi teknik (penggunaan berbagai teknik pengumpulan dan berbagai sumber informasi) serta triangulasi sumber berdasarkan informan kunci. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui reduksi data, display data, dan penarikan simpulan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM di UKM Mie Lethek berlandaskan empat konsep utama: budaya sebagai konsep inti, dan sosial, pendidikan dan pelatihan, serta ekonomi. Implementasi pengembangan SDM dilakukan melalui empat tahap: analisis dan perencanaan SDM, manajemen kinerja, pelatihan dan pengembangan, serta evaluasi kinerja. Pengembangan SDM dipengaruhi oleh faktor organisasi (budaya organisasi, kepemimpinan, program pelatihan), faktor individu (pengetahuan, motivasi, nilai-nilai), dan faktor eksternal (tekanan sosial dan insentif ekonomi). Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan SDM dalam industri kuliner berbasis potensi lokal bukan hanya proses teknis peningkatan keterampilan, melainkan juga strategi pelestarian budaya dan penguatan ekonomi masyarakat.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: pengembangan sdm, kuliner lokal, ukm mie lethek
Subjects: Manajemen
Teknik & Teknologi > Teknik Boga dan Busana
Vocational > Business and Management
Divisions: Sekolah Pascasarjana (SPS) > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 06 Jul 2026 08:10
Last Modified: 06 Jul 2026 08:10
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/91686

Actions (login required)

View Item View Item