PUTRI, YUKI ANDARIFTA (2025) LEADER MEMBER EXCHANGE (LMX) DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SEBAGAI PREDIKTOR KEPUASAN KERJA PADA PEGAWAI KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SLEMAN. S2 thesis, Fakultas Psikologi.
|
Text
fulltext_yuki andarifta putri_23011340027.pdf Restricted to Registered users only Download (425kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kualitas hubungan antara atasan dan bawahan serta pentingnya komunikasi interpersonal dalam menciptakan kepuasan kerja pegawai, khususnya di lingkungan instansi pemerintah. Leader member exchange merupakan kualitas hubungan yang dibangun antara pemimpin dan anggota, sedangkan komunikasi interpersonal menjadi salah satu elemen penting dalam proses kerja sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh leader member exchange dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai Kementerian Agama Kabupaten Sleman sebanyak 115 orang, yang dipilih menggunakan teknik sempel jenuh. Instrumen yang digunakan adalah modifikasi skala An Interpersonal communication Scale yang berpijak pada konsep Bienvenu (1971) yang dikembangkan oleh Jared dan Oznur (2016), Leader member Exchange Scale (LMX-MDM) yang berpijak pada konsep Liden dan Maslyn (1998) yang dikembangkan oleh Joseph dkk, (2016) dan Job Satisfaction Survey yang berpijak pada konsep Spector (1997) yang dikembangkan oleh Mustafa dkk, (2019). Validasi isi dilakukan dengan analisis Gregory menunjukan kriteria sangat tinggi dengan skor 1 (>0.8). Reliabilitas pada skala An Interpersonal communication adalah 0.882, Leader member Exchange Scale adalah 0.912 dan Job Satisfaction Survey adalah 0.948 yang diuji menggunakan Cronbach’s Alpha. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linear berganda menggunakan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) leader member exchange dan komunikasi interpersonal menjadi prediktor kepuasan kerja pegawai Kemenag dengan nilai Sig. (<0,000). leader member exchange dan komunikasi interpersonal secara bersama-sama memberikan sumbangan efektif sebesar 46.5% terhadap kepuasan kerja; 2) leader member exchange menjadi prediktor positif terhadap kepuasan kerja dengan nilai unstandarlized 0.199 dan Sig. (<0.016), dimana setiap peningkatan satu satuan leader member exchange akan meningkatkan kepuasan kerja sebesar 0.199; 3) Komunikasi Interpersonal menjadi prediktor kepuasan kerja dengan nilai unstandarlized 0.947 dan sig (<0.000), dimana setiap peningkatan satu satuan komunikasi interpersonal akan meningkat kepuasan kerja sebesar 0.947. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa hubungan yang baik antara pemimpin dan bawahan serta komunikasi yang efektif berperan penting dalam menciptakan kepuasan kerja pegawai.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | komunikasi interpersonal, kepuasan kerja, Leader member exchange dan pegawai |
| Subjects: | Filsafat. Psikologi. Agama > Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) > Psikologi Fakultas Psikologi > Psikologi |
| Depositing User: | Perpustakaan FIP |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 00:47 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 00:47 |
| URI: | http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/90899 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
