HIDAYAT, ARIEF ROCHIMUL (2026) PENINGKATAN KOMPETENSI PEMANDU OUTBOUND DI KULON PROGO MELALUI PELATIHAN FASILITASI DENGAN METODE EXPERIENTIAL LEARNING. S2 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.
|
Text
fulltext_arief rochimul hidayat_22104254010.pdf Restricted to Registered users only Download (374kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persiapan, pelaksanaan, serta faktor pendukung dan penghambat pelatihan fasilitator berbasis experiential learning dalam meningkatkan kompetensi pemandu outbound di Kabupaten Kulon Progo. Pemandu menghadapi berbagai tantangan kompetensi, terutama dalam komunikasi verbal dan nonverbal, kemampuan presentasi yang kurang menarik, serta kepercayaan diri yang rendah dalam mengelola kelompok wisatawan yang beragam. Pelatihan yang dirancang dengan mengacu pada siklus pembelajaran Kolb diposisikan sebagai intervensi untuk menutup gap kompetensi tersebut dalam konteks pengembangan desa wisata berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 6 pemandu outbound dari desa wisata di Kabupaten Kulon Progo pada periode September – November 2025. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan non-partisipatif terhadap rangkaian sesi pelatihan, wawancara mendalam sebelum, sesudah, dan 2–3 minggu setelah pelatihan, serta studi dokumentasi terhadap materi pelatihan, foto, video, dan catatan refleksi peserta. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas dijamin melalui triangulasi sumber, member checking, dan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan pelatihan dilakukan melalui analisis kebutuhan kompetensi pemandu, perancangan program pelatihan yang mengacu pada SKKNI Kepemanduan Outbound/Fasilitator Experiential learning, serta penyiapan materi dan metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi lapangan. Pelaksanaan pelatihan menerapkan tahapan experiential learning yang meliputi pengalaman langsung, refleksi, konseptualisasi, dan eksperimen aktif. Faktor pendukung pelatihan meliputi motivasi peserta dan dukungan lingkungan desa wisata, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu dan variasi latar belakang peserta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan fasilitator berbasis experiential learning relevan untuk pengembangan kompetensi pemandu outbound desa wisata.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pemandu outbound, desa wisata, pelatihan fasilitator, experiential learning |
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) > Pendidikan Non Formal |
| Depositing User: | Perpustakaan FIP |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 01:51 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 01:51 |
| URI: | http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/90488 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
