JANNAH, NINIL R MIFTAHUL (2025) PENINGKATAN KAPASITAS FASILITATOR PROGRAM COMMUNITYBASED EARLY WARNING SYSTEMS (CBEWS) MELALUI PENDEKATAN PARTICIPATORY ACTION RESEARCH (PAR): SUATU PENELITIAN DESKRIPTIF KUALITATIF. S2 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.
|
Text
fulltext_ninil riyati miftahul jannah_21104251014.pdf Restricted to Registered users only Download (385kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil penerapan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dalam meningkatkan kapasitas fasilitator Program Community-Based Early Warning System (CBEWS). Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran fasilitator dalam mendampingi masyarakat mengelola risiko bencana secara mandiri dan partisipatif, sejalan dengan prinsip-prinsip Community-Based Disaster Risk Management (CBDRM). Pendekatan PAR digunakan untuk memastikan fasilitator terlibat secara aktif dalam merancang, melaksanakan, merefleksikan, dan menyempurnakan proses fasilitasi mereka sendiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada periode 2021–2024 di tujuh provinsi rawan bencana di Indonesia: Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Kalimantan Selatan, Gorontalo, dan Bali. Subjek penelitian adalah fasilitator CBEWS yang terlibat dalam pelatihan, simulasi, dan forum refleksi program. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, dan studi dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi panduan wawancara, format observasi, dan catatan proses. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan prinsip interpretatif dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan PAR efektif dalam meningkatkan kapasitas fasilitator CBEWS pada tiga aspek utama: (1) pemahaman terhadap konsep dan prinsip sistem peringatan dini berbasis komunitas; (2) keterampilan fasilitasi yang kontekstual dan adaptif; serta (3) kemampuan reflektif untuk menilai dan memperbaiki strategi pembelajaran mereka. Kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan waktu, latar belakang fasilitator yang beragam, serta tantangan dalam dokumentasi proses belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan PAR berkontribusi nyata dalam penguatan kapasitas fasilitator dan dapat direkomendasikan untuk diterapkan lebih luas dalam program pengurangan risiko bencana yang berbasis komunitas.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Participatory Action Research, fasilitator, CBEWS, CBDRM, pengurangan risiko bencana |
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) > Pendidikan Non Formal |
| Depositing User: | Perpustakaan FIP |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 01:28 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 01:28 |
| URI: | http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/90480 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
