PERAN PENGAJAR DALAM MENINGKATKAN KAPASITAS APARATUR PEMERINTAH DESA (STUDI KASUS PADA PELATIHAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI BALAI PEMERINTAHAN DESA YOGYAKARTA)

WULANSARI, IKA (2025) PERAN PENGAJAR DALAM MENINGKATKAN KAPASITAS APARATUR PEMERINTAH DESA (STUDI KASUS PADA PELATIHAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI BALAI PEMERINTAHAN DESA YOGYAKARTA). S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
fulltext_ika wulansari_24011440007.pdf
Restricted to Registered users only

Download (406kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang:1) peran pengajar dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa terkait prinsip-prinsip pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel, 2) strategi pengajaran yang diterapkan dalam pelatihan di Balai Pemerintahan Desa Yogyakarta, 3) serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pengajar diklat dalam meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah desa dalam aspek pengelolaan keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Peneliti melakukan pendalaman informasi dan mengungkapkannya secara naratif serta objektif mengenai peran pengajar diklat dalam membangun kapasitas aparatur pemerintah desa melalui pelatihan pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Pemerintahan Desa Yogyakarta dalam kurun waktu lima bulan. Sumber data diperoleh dari data primer, yaitu melalui wawancara dengan pengajar diklat, peserta pelatihan, penyelenggara pelatihan, serta observasi terhadap pelaksanaan pelatihan pengelolaan keuangan desa. Data sekunder diperoleh melalui dokumentasi pelatihan pengelolaan keuangan desa di Balai Pemerintahan Desa Yogyakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber, kemudian teknik analisis data menggunakan model interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana (2014), yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pengajar berdasarkan fungsinya adalah sebagai penyampai materi yang relevan dan kontekstual, sebagai fasilitator yang memahami materi secara konseptual dan teknis, sebagai motivator yang membangun semangat peserta dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan desa yang baik, serta sebagai evaluator yang melakukan penilaian, analisis, dan peninjauan hasil belajar peserta dalam memahami materi. Strategi pengajaran yang diterapkan menggunakan metode andragogi dan media interaktif, dengan penekanan pada pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi tingkat keberhasilan pengajar dalam proses pelatihan meliputi perencanaan, metode pengajaran, dan waktu belajar yang efektif.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: pengajar diklat, peran, aparatur pemerintahan desa, kapasitas
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) > Pendidikan Non Formal
Depositing User: Perpustakaan FIP
Date Deposited: 02 Apr 2026 01:16
Last Modified: 02 Apr 2026 01:16
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/90474

Actions (login required)

View Item View Item