KONTRIBUSI PELATIHAN LEADERSHIP, BUDAYA KERJA DAN KOMPETENSI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN

Purnomo, Joko (2025) KONTRIBUSI PELATIHAN LEADERSHIP, BUDAYA KERJA DAN KOMPETENSI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN. S2 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
fulltext_joko purnomo_24011440003.pdf
Restricted to Registered users only

Download (620kB)

Abstract

Permasalahan mengenai kepemimpinan dalam industri garmen PT Samkyung Jaya Garments, khususnya di tingkat supervisor, sering kali berakar pada praktik promosi yang lebih mengedepankan pengalaman kerja dibandingkan latar belakang pendidikan formal. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis (1) Kontribusi pelatihan leadership terhadap kinerja karyawan, (2) Kontribusi budaya kerja terhadap kinerja karyawan karyawan, (3) Kontribusi kompetensi kerja terhadap kinerja karyawan karyawan, (4) Kontribusi pelatihan leadership, budaya kerja, dan kompetensi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan karyawan secara pasial maupun simultan. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di PT Samkyung Jaya Garments. Subjek yang digunakan yaitu 43 responden dengan kriteria jabatan supervisor. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer yang diambil melalui kuisioner yang diisi oleh responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuisioner. Instrumen penelitian dibuktikan dengan kuisioner yang memiliki nilai validitas memiliki nilai lebih besar dari r tabel yaitu 0,3008 dengan hasil validitas tiap varibel yaitu 0,859-0,981 (X1), 0,873-0,958 (X2), 0,705-0,957 (X3), 0,807-0,961 (Y). Hasil data kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan software SPSS 23. Hasil penenelitian menunjukkan (1) nilai signifikansi variabel kontribusi pelatihan (X1) yaitu 0,000 <0,05 dan nilai t hitung 4,721 > t tabel (2,02269) dengan koefisien regresi sebesar 0,590 maka Ho ditolak dan H1 diterima yang artinya ada pengaruh positif maka semakin tinggi kontribusi pelatihan maka nilai kinerja karyawan akan semakin meningkat (2) nilai signifikansi variabel budaya kerja (X2) yaitu 0,000 <0,05 dan nilai t hitung 6,919> t tabel (2,02269) dengan koefisien regresi sebesar 1,646 maka Ho ditolak dan H1 diterima yang artinya ada pengaruh positif maka bahwa semakin tinggi budaya kerja maka nilai kinerja karyawan akan semakin meningkat (3) nilai signifikansi variabel kompetensi (X3) yaitu 0,003 <0,05 dan nilai t hitung 2,045 > t tabel (2,02269) dengan koefisien regresi sebesar 0,091 maka Ho ditolak dan H1 diterima yang artinya ada pengaruh positif maka semakin tinggi kompetensi maka nilai kinerja karyawan akan semakin meningkat (4) Pada variabel budaya kerja berkontribusi 1,646 terhadap meningkatnya kinerja karyawan. Pada variabel kompetensi berkontribusi 0,091 terhadap meningkatnya kinerja karyawan. Sedangkan berdasarkan uji determinasi efektif variabel independen (pelatihan, budaya kerja, kompetensi) berkontribusi 85,97% terhadap peningkatan kinerja karyawan maka semakin tinggi kontribusi pelatihan, budaya kerja, kompetensi maka nilai kinerja karyawan akan semakin meningkat. Simpulan dalam penelitian ini yaitu pelatiham, budaya kerja, dan kompetensi secara parsial maupun simultan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Saran yang dapat disampaikan yaitu penambahan dimensi indikator, perluasan divisi sebagai sampel, penambahan pelaksanaan pelatihan dan pemberian dukungan berupa motivasi kepada karyawan.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: Budaya Kerja, Kinerja Karyawan, Kompetensi, Kontribusi, Leadership, Pelatihan
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) > Pendidikan Non Formal
Depositing User: Perpustakaan FIP
Date Deposited: 30 Mar 2026 01:00
Last Modified: 30 Mar 2026 01:00
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/90362

Actions (login required)

View Item View Item