MODEL PEMBERDAYAAN PEMUDA MELALUI PELATIHAN GULA SEMUT DI PKBM “ANNUR” KABUPATEN CILACAP

MAOLAN, MUHAMMAD (2025) MODEL PEMBERDAYAAN PEMUDA MELALUI PELATIHAN GULA SEMUT DI PKBM “ANNUR” KABUPATEN CILACAP. S2 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
fulltext_muhammad maolan_21104251006.pdf
Restricted to Registered users only

Download (435kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: 1) Model pemberdayaan pemuda melalui pelatihan Pembuatan Gula Semut di PKBM Annur Kabupaten Cilacap; 2) Faktor Pendukung dan Penghambat pemberdayaan pemuda melalui pelatihan pembuatan gula semut di PKBM Annur Kabupaten Cilacap; 3) Hasil pemberdayaan pemuda melalui pelatihan Pembuatan Gula Semut di PKBM Annur Kabupaten Cilacap. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif eksploratif dengan desain studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 orang peserta pemberdayaan pemuda melalui pelatihan berbasis potensi lokal. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber, data, dan metode. Hasil penelitian yang ditemukan:1) model pemberdayaan pemuda melalui pelatihan berbasis potensi lokal yaitu: a) persiapan pelatihan yang meliputi konsep pelatihan, tujuan pelatihan, standar kompetensi pelatihan, manajemen pengelolaan pelatihan, materi pelatihan, sasaran pelatihan, alat dan bahan pembuatan gula semut, gula aren sebagai bahan pelatihan, sarana-prasarana pelatihan, fasilitator pelatihan, media penyampaian materi, dan evaluasi hasil akhir, b) pelaksanaan pelatihan melalui ceramah, diskusi, dan demonstrasi sesuai dengan pedoman pelatihan, c) pendampingan secara khusus dalam aspek pemasaran; 2) Faktor pendukung meliputi faktor internal yaitu kesdaran potensi gula aren yang besar dan memiliki nilai jual untuk menambah penghasilan, dan ketertarikan pada keterampilan pembuatan gula semut untuk menambah peluang pekerjaan. Faktor eksternal yaitu dukungan orang terdekat untuk mengikuti program pelatihan, dan sarana-prasarana yang lengkap sehingga materi mudah untuk dipahami. Faktor penghambat yaitu perbedaan keterampilan peserta yang berbeda-beda, dan waktu pelaksanaan pelatihan yang terbatas; dan 3) hasil dari pemberdayaan pemuda melalui pelatihan berbasis potensi lokal yaitu keterampilan membuat gula semut, keterampilan pengemasan dan pemasaran gula semut, kemampuan mengolah potensi diri dan potensi lokal.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: Pemberdayaan Pemuda, Pelatihan, Potensi Lokal
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) > Pendidikan Non Formal
Depositing User: Perpustakaan FIP
Date Deposited: 30 Mar 2026 00:57
Last Modified: 30 Mar 2026 00:57
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/90360

Actions (login required)

View Item View Item