SARI, DEO RAPITA (2024) KEMAMPUAN LEADERSHIP PENGELOLA COMMUNITY LEARNING CENTRE (CLC) DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PKBM BINA MANDIRI KOTA BATAM. S2 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.
|
Text
fulltext_deo rapita sari_21104251025.pdf Restricted to Registered users only Download (563kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan leadership pengelola Community Learning Centre (CLC) dalam menjalankan fungsi-fungsi kepemimpinannya selama tahapan implementasi Kurikulum Merdeka. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji faktor-faktor internal maupun eksternal yang memengaruhi kemampuan leadership pengelola dalam melaksanakan fungsi operasional pada tahap implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan desain studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di PKBM Bina Mandiri Kota Batam pada periode November 2023 hingga Juni 2024. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder, yang dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Penelitian ini melibatkan 6 narasumber yang dipilih secara purposive. Untuk memastikan keabsahan data, dilakukan triangulasi sumber, metode, dan waktu. Data yang terkumpul dianalisis melalui proses reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan leadership pengelola PKBM Bina Mandiri dalam menjalankan fungsi operasionalnya pada implementasi Kurikulum Merdeka tercermin melalui penetapan visi, misi dan tujuan, pemberian arahan dan panduan yang jelas, pembagian tugas berdasarkan analisis kemampuan tutor disertai keleluasaan dalam menjalankan tugas, serta dukungan dengan ruang konsultasi. Pengelola juga terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran untuk memastikan fokus pada peserta didik dan keselarasan dengan visi dan tujuan PKBM. 2) Faktor-faktor internal seperti gaya kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, penghargaan, dan karakter pengikut, serta faktor eksternal seperti regulasi yang jelas, pendanaan, dan koneksi eksternal, mendukung pengelola dalam menjalankan fungsi kepemimpinan. Gaya kepemimpinan transformasional memperkuat konsultasi dan partisipasi, budaya organisasi yang terbuka memudahkan delegasi, regulasi yang jelas dan koneksi eksternal mendukung fungsi instruktif dan konsultatif, serta pendanaan yang memadai memperkuat pengendalian untuk memastikan implementasi kurikulum berjalan lancar tanpa membebani peserta didik.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fungsi Operasional Leadership, Implementasi Kurikulum Merdeka, Kemampuan Leadership |
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) > Pendidikan Non Formal |
| Depositing User: | Perpustakaan FIP |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 03:16 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 03:16 |
| URI: | http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/90247 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
