APRILLIANTI, AYU PUTRI DWI (2026) KEBIJAKAN TA’ZIR DAN DAMPAKNYA TERHADAP RESILIENSI SANTRI (STUDI KASUS : PONDOK PESANTREN FADLUN MINALLOH, WONOKROMO, BANTUL). S2 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.
|
Text
fulltext_ayu putri dwi aprillianti_24011840002.pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) |
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan dasar filosofi kebijakan ta’zir, mendeskripsikan penerapan kebijakan ta’zir dan mengidentifikasi hubungan kebijakan ta’zir dengan resiliensi santri di Pondok Pesantren Fadlun Minalloh, Wonokromo, Bantul. Penelitian ini menjadi penting bagi lembaga pendidikan pesantren dalam menerapkan kebijakan yang dapat membangun resiliensi santri dengan tetap bercirikan nilai-nilai agama Islam dan kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential exploratory. Data kualitatif menekankan kepada informasi yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dengan melibatkan dewan pengasuh dan dewan pengurus pondok, sedangkan data kuantitatif menggunakan angket yang disebarkan kepada 135 sampel. Analisis data kualitatif akan menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan data kuantitatif akan dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kebijakan ta’zir di Pondok Pesantren Fadlun Minalloh, Wonokromo, Bantul memiliki dasar filosofis yang kuat karena berlandaskan pada aspek pembiasaan moral, keadilan, kemaslahatan, dan tahapan pembinaan. Secara mekanisme, kebijakan ini berjalan sistematis melalui penetapan tujuan yang berorientasi pada pembentukan generasi Qur’ani, perencanaan kebijakan yang disosialisasikan bersama wali santri, pelaksanaan oleh dewan pengurus di bawah pengawasan dewan qoriin/at dan pengasuh, hingga evaluasi dampak yang meningkatkan kedisiplinan sekaligus menimbulkan tekanan psikologis bagi santri. Tingkat resiliensi santri menunjukkan kategori tinggi atau termasuk kedalam angka interval 182.2. Adapun hubungan antar variabel menunjukkan nilai signifikansi 0.037 yang memiliki kekuatan negatif sangat lemah (-0.180). Kebijakan ta’zir memperkuat aspek kedisiplinan namun berpotensi melemahkan resiliensi santri seperti kemampuan mengelola emosi, membangun optimisme dan mencari dukungan sosial.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kebijakan, Ta’zir, Resiliensi, Santri |
| Subjects: | Pendidikan > Filsafat Pendidikan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) > Kebijakan Pendidikan |
| Depositing User: | Perpustakaan FIP |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 03:20 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 03:20 |
| URI: | http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/89701 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
