PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG BATHOK TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR DAN KERJASAMA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK

DHANA, DINI LESTARI WANTI (2023) PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG BATHOK TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR DAN KERJASAMA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK. S2 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
fulltext_dini lestari wanti dhana_20717251018.pdf

Download (297kB)

Abstract

Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain quasi eksperimen dan model pretest posttest non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa TK uisa 5 sampai 6 tahun di 21 TK di Kota Medan. Sampel dalam penelitian ini adalah 60 yang terdiri dari 30 anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal 07 dan 30 TK Plus An-Namiroh dengan menggunakan teknik random sampling. Instrument dalam penelitian ini untuk mengukur kemampuan motorik kasar adalah observasi yaitu keseimbangan, kekuatan, dan kelincahan. Sedangkan mengukur kemampuan kerjasama yaitu dengan melihat aspek (1) ikut terlibat dalam kegiatan teman, (2) berbagi tugas dalam melakukan kegiatan dengan teman, (3) mengajak teman bermain bersama dalam permainan, (4) mengikuti permainan teman yang lain, (5) saling membantuk dalam menyelesaikan tugas kelompok. Teknik analisis data yang digunakan adalah paired sample t test untuk melihat pengaruh yang signifikan antara dua sampel dengan program aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada permainan egrang bathok terhadap kemampuan motorik kasar dan kerjasama anak usia 5 sampai 6 tahun. Hal ini dtunjukkan dengan hasil uji paired sample t-test permainan engrang bathok terhadap kemampuan motorik kasar sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai rata-rata pretest sebesar 16,87 dan post-test sebesar 20,03. Sedangkan pada kemampuan kerjasama juga meningkat signifikan dengan hasil sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai rata-rata pretest sebesar 29,97 dan post-test sebesar 34,13. Selanjutnya, hasil uji beda menggunakan uji independent sample t-test menunjukan hasil yang signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 artinya permainan tradisional egrang bathok memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan motorik kasar dan kerja sama anak usia 5 sampai 6 tahun di taman kanak-kanak.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: permainan tradisional, egrang bathok, motorik kasar, kerjasama
Subjects: Pendidikan
Pendidikan > Pra Sekolah dan Sekolah Dasar
Pendidikan > Pra Sekolah dan Sekolah Dasar > Pendidikan Guru PAUD
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) > PGPAUD - Pendidikan Guru Anak Usia Dini
Depositing User: Perpustakaan FIP
Date Deposited: 12 Feb 2026 07:51
Last Modified: 12 Feb 2026 07:51
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/89559

Actions (login required)

View Item View Item