PENGARUH PLAY BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF PADA PEMBELAJARAN SAINS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KECAMATAN WAY TUBA KABUPATEN WAY KANAN PROVINSI LAMPUNG

PUTRI, CHINTIA EKA (2022) PENGARUH PLAY BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF PADA PEMBELAJARAN SAINS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KECAMATAN WAY TUBA KABUPATEN WAY KANAN PROVINSI LAMPUNG. S2 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
fulltext_chintia eka putri_20717251020.pdf

Download (367kB)

Abstract

Penelitian quasi eksperiment ini bertujuan untuk menguji pengaruh play-based learning terhadap kemampuan kognitif anak pada pembelajaran sains serta mendeskripsikan aspek kemampuan kognitif yang berkembang menggunakan play-based learning pada anak usia 5-6 tahun di Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun dengan jumlah sampel 64 anak yang diambil dengan teknik stratified cluster random sampling. Desain penelitian menggunakan nonequivalen pretest posttest control group design dengan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberi perlakuan play based learning permainan yang digunakan pencampuran warna, permainan menggunakan berbagai wadah, permainan perubahan wujud zat cair, dan permainan air menekan ke segala arah. Sedangkan kelompok kontrol diberi perlakuan model pembelajaran klasikal dengan menggunakan buku lembar kerja Anak (LKA). Kemampuan kognitif yang diteliti mengacu pada taxonomy bloom meliputi remembering, understanding, applying, analyzing, evaluating dan creating. Instrumen yang digunakan ialah tes lisan dan dokumentasi. Validasi instrumen menggunakan teknik expert judgment dan uji empiris dengan menggunakan uji pearson correlation dan uji reliabilitas menggunakan croanbach alfa. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa play-based learning berpengaruh terhadap kemampuan kognitif pada pembelajaran sains anak usia 5-6 tahun dibuktikan dari hasil uji paired t test (nilai sig 0,00<0,05). Hasil uji paired t test menunjukkan juga bahwa pembelajaran klasikal berpengaruh terhadap kemampuan kognitif pada pembelajaran sains anak usia 5-6 tahun dibuktikan dari hasil uji paired t test (nilai sig 0,00<0,05). Namun hasil uji independent sample test pada kelompok play-based learning dan kelompok klasikal memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000<0,05 pada pretest posttest yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan kognitif kelompok yang menggunakan play-based learning dan kemampuan kognitif kelompok menggunakan pembelajaran klasikal. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan kognitif yang berkembang secara urut dari paling tinggi ke paling rendah melalui play-based learning ialah kesatu remembering, kedua applying, ketiga creating, keempat understanding, kelima analyzing dan keenam evaluating. Dengan demikian play-based learning dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada anak usia 5-6 tahun.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: Play-Based Learning, Pembelajaran Sains, Kemampuan Kognitif Anak
Subjects: Pendidikan
Pendidikan > Pra Sekolah dan Sekolah Dasar
Pendidikan > Pra Sekolah dan Sekolah Dasar > Pendidikan Guru PAUD
Depositing User: Perpustakaan FIP
Date Deposited: 02 Feb 2026 07:44
Last Modified: 02 Feb 2026 07:44
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/89452

Actions (login required)

View Item View Item