Kusuma, Anggun Badu and Hanum, Farida (2025) Etnomatematika dalam Nilai-Nilai Budaya Aboge Banyumas. S3 thesis, Sekolah Pascasarjana.
|
Text
disertasi_anggun badu kusuma_20703261004.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi aktivitas budaya yang terdapat dalam komunitas Aboge di Banyumas; (2) mengungkap elemen-elemen matematika yang terkandung dalam aktivitas budaya komunitas Aboge; dan (3) mengaitkan elemen-elemen matematika tersebut dengan materi pembelajaran matematika di sekolah. Penelitian ini merupakan studi etnomatematika dengan pendekatan kualitatif dan metode etnografi. Prosedur penelitian dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu: (1) where to look, yang mencakup studi literatur, pengurusan perizinan, dan pemetaan awal lokasi penelitian; (2) how to look, yakni bertujuan mengidentifikasi aktivitas budaya melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan adat; (3) what it is, yaitu berfokus pada pengorganisasian, validasi, dan analisis data guna mengidentifikasi ide-ide kuantitatif, relasional, dan spasial dalam praktik budaya, dengan dua fokus utama: sistem penanggalan dan artefak budaya; dan (4) what it means, yakni proses interpretasi makna budaya dalam kerangka matematika formal, memetakan elemenelemen matematika yang ditemukan ke dalam capaian pembelajaran matematika di sekolah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi dengan memperhatikan aspek credibility, transferability, dan dependability. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis domain, taksonomi, komponen, dan tema terhadap aktivitas budaya komunitas Aboge di Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aktivitas budaya yang masih dijaga dan diwariskan secara turun-temurun meliputi sistem penanggalan Aboge serta pelestarian artefak budaya seperti Masjid Saka Tunggal, pesarean, dan rumah adat; (2) elemen-elemen matematika yang terkandung dalam aktivitas budaya komunitas Aboge mencakup teori bilangan, barisan dan deret atau pola bilangan, fungsi linear, himpunan, aljabar, geometri bidang, geometri ruang, geometri transformasi, dan trigonometri; serta (3) seluruh elemen matematika yang ditemukan memiliki keterkaitan dengan materi pembelajaran matematika pada jenjang sekolah dari Fase A hingga Fase F. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk menguji efektivitas integrasi konsep-konsep matematika modern terhadap sistem penanggalan tradisional Aboge, serta mengembangkan perangkat pembelajaran matematika berbasis budaya lokal yang relevan dan kontekstual bagi peserta didik, khususnya melalui pemanfaatan aktivitas budaya komunitas Aboge di Banyumas sebagai sumber belajar.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aktivitas Budaya, Budaya Aboge, Etnomatematika, Pembelajaran Matematika, Elemen Matematika. |
| Subjects: | Ilmu Sosial > Kebudayaan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika Ilmu Sosial > Sosiokultural |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana (SPS) > Ilmu Pendidikan |
| Depositing User: | Perpustakaan Pascasarjana |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 07:33 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 07:33 |
| URI: | http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/88849 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
